Pemkab Abdya Luncurkan Gempar di Kompleks Pendidikan Padang Meurante

Foto: Yusnizar

Blangpidie, Aceh Bisnis - Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) meluncurkan (Lounching) dan penggalangan komitmen Gerakan Edukasi Masyarakat Peduli Anak Remaja (GEMPAR). Kegiatan itu dilaksanakan di Aula Kompleks Pendidikan Padang Meurante, Kecamatan Susoh, Selasa (8/10/2019).

Sekda Abdya Drs Thamrin yang mewakili Bupati Akmal Ibrahim dalam sambutannya mengatakan kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan agar seluruh komponen bangsa Indonesia, mulai dari negara, pemerintah, masyarakat, keluarga, hingga orang tua sama-sama mewujudkan kesejahteraan anak remaja dengan menghormati hak-hak dan memberikan jaminan terhadap pemenuhannya tanpa perlakuan diskriminatif.

Menurutnya, anak-anak atau remaja sejatinya adalah manusia yang sama dengan orang dewasa, memiliki hak asasi yang butuh untuk diakui dan dihargai. Mereka berhak mendapatkan pelayanan pendidikan dan pengajaran yang bermutu sesuai potensi, minat dan bakatnya. Mereka juga berhak atas pelayanan kesehatan sesuai kebutuhan fisik dan mentalnya.

"Mereka bebas berpendapat, menerima dan mencari informasi sesuai tumbuh kembangnya, didasari dengan nilai kesusilaan dan kepatutan,"ucap Sekda Abdya.

Kemudian katanya, hal yang sangat penting juga adalah sebagai orang dewasa berkewajiban untuk memberikan perlindungan, pengawasan, serta pengarahan terhadap perkembangannya. Namun terlepas dari maraknya berbagai kasus terhadap anak remaja, tidak dipungkiri upaya yang dilakukan oleh pemerintah dan para pemangku kepentingan lainnya untuk memenuhi hak dan perlindungan terhadap anak remaja telah mengalami kemajuan yang cukup berarti.

Ia menjelaskan, kelompok usia remaja merupakan kelompok yang cukup besar, sekitar 23% dari seluruh populasi. Sebagai generasi penerus, kelompok ini merupakan asset atau modal utama sumber daya manusia bagi pembangunan bangsa di masa yang akan datang. Kelompok remaja yang berkualitas memegang peranan penting dalam mencapai kelangsungan serta keberhasilan tujuan pembangunan Nasional.

Selain itu sebut Thamrin, masa remaja merupakan masa terjadinya pertumbuhan dan perkembangan yang pesat baik fisik, psikologis dan sosial. Pola karakteristik ini meyebabkan remaja mempunyai rasa keingintahuan yang besar sehingga suka mencoba hal-hal baru untuk mencari jati diri tetapi kurang mempertimbangkan dampaknya.

Dengan demikian remaja perlu didukung dengan informasi dan keterampilan yang tepat dan benar agar tidak terjebak dalam perilaku beresiko, seperti, tawuran, penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif lainnya (NAPZA), pergaulan bebas dan sebagainya.

Oleh karena itu kata Sekda, dibutuhkan remaja yang terlatih menjadi konselor sebaya, sebagai tempat curhat dan sumber informasi yang tepat dan perlunya mendekatkan sarana konseling remaja untuk mendapatkan edukasi tentang kesehatan remaja, dan melalui Gerakan Edukasi Masyarakat Peduli Anak Remaja (GEMPAR) ini diharapkan dapat membantu para remaja untuk mengembangkan pribadinya yang lebih sehat, mandiri dan Islami serta dapat mencegah pengaruh lingkungan yang negatif.

"Jika kita melihat dinamika populasi remaja di Kabupaten Aceh Barat Daya cenderung pergaulannya masih dalam batas normal, tapi bukan berarti tidak adanya kasus prilaku remaja yang menyimpang. Gambaran kasus prilaku yang menyimpang pada remaja terlihat dari masih banyaknya remaja yang merokok dan menghabiskan waktu dengan kegiatan yang tidak bermanfaat,"demikian Sekda Thamrin.()

Komentar

Loading...