Bantu Peternak Lokal, JAPFA Resmikan Pabrik Penetasan Telur di Aceh Besar

JAPFA Resmikan Pabrik Penetasan Telur.(Foto: Aceh Bisnis)

Aceh Besar, Aceh Bisnis - PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA) melalui anak perusahaanya, PT Indojaya Agrinusa meresmikan satu unit Pabrik Penetasan Telur (Hatchery) dan Teaching Farm di Desa Seulimeum, Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh.

Peresmian pabrik penetasan telur di lahan seluas 6.2 hektar tersebut merupakan salah satu upaya PT. JAPFA yang bergerak dalam bisnis perunggasan ini untuk mengembangkan dan mendekatkan usaha dengan para pelanggannya di Provinsi Aceh.

Selain itu, pembangunan pabrik ini ditujukan untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik yang terus meningkat di wilayah Aceh dan sekitarnya, serta membantu peternak lokal dalam menyediakan anak ayam broiler yang berkualitas.

Dalam kesempatan itu, Bupati Aceh Besar, Mawardi Ali saat mengharapkan fasilitas Hatchery akan membantu menyediakan lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat sekitar Seulimeum, khususnya Aceh Besar.

“Kita harapkan PT. JAPFA akan mememperkerjakan 94% dari jumlah total pekerja yang dibutuhkan dari daerah setempat,”kata Mawardi saat meresmikan Pabrik Penetasan Telur (Hatchery) dan Teaching Farm di Desa Seulimeum, Selasa (08/10/2019).

Selain peresmian pabrik penetasan telur, JAPFA juga meresmikan Teaching Farm hasil kerjasama dengan Universitas Syiah Kuala (Unsyiah). Fasilitas penelitian yang dibangun di Desa Ie Su’um, Kecamatan Masjid Raya, Kabupaten Aceh Besar. Dan direncananya akan mulai dipasok anak ayam atau Chick In pada bulan Oktober ini.

“Sejalan dengan nilai JAPFA untuk Bergerak Menuju Kesejahteraan Bersama, JAPFA berkomitmen untuk meningkatkan kualitas anak bangsa. Oleh karenanya, JAPFA bersinergi dengan pemerintah dan akademisi dalam menciptakan SDM unggul guna mewujudkan Indonesia maju 2045,”kata Anwar Tandiono (Acai), Head of Feed Operation Unit Medan & Padang Indojaya.

Ia menyebutkan, fasilitas yang dibangun JAPFA terdiri dari 3 unit kandang, yakni Commercial Farmn Closed House berkapasitas 10.000 ekor, Commercial Farm Open House Panggung berkapasitas 5.500 ekor, dan Commercial Farm Open House Postal berkapasitas 4.500 ekor.

“Masing-masing kandang memiliki ukuran 8x70m dan sudah dilengkapi dengan fasilitas pendukung ternak berupa tempat pakan, tempat minum, kipas angin, blower, dan mesin penghangat ayam (Gasolek),”jelasnya.

“Kami akan terus berupaya untuk terus memberikan kontribusi positif yang berkelanjutan bagi masyarakat Aceh,”ungkap Acai.

Ia menjelaskan, PT Indojaya Agrinusa merupakan salah satu anak usaha PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk yang bergerak dalam bidang agribisnis, dengan memiliki lini kegiatan produksi pakan ternak, pembibitan ayam dan Kemitraan budidaya ayam broiler (pedaging), serta budidaya perairan.

Dalam menjalankan operasinya, kata dia, Indojaya melakukan kegiatan produksi yang ramah lingkungan dan kepedulian terhadap pengembangan masyarakat.

Sementara itu, Muhammad Hambal, Dekan Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Syiah Kuala mengatakan, dengan adanya fasilitas tersebut mahasiswa kami akan dapat langsung belajar dan praktik di lapangan mulai dari pemeliharaan ternak, pemantauan kesehatan ternak, biosecurity, hingga fungsi manajemen bisnis industri perternakannya.

“Dengan begitu kami optimis dapat mempersiapkan para mahasiswa kami untuk siap terjun ke industri perternakan,”ungkap Dekan Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Syiah Kuala ini.()

Komentar

Loading...