Polisi Tangkap 3 Perompak Kapal di Peraian Langsa

Kasat Reskrim Polres Langsa IPTU Arief Sukmo Wibowo, SIK (tengah) saat menunjukkan barang bukti berupa geranat jenis nanas. (Syahrial/Aceh Bisnis)

Langsa, Aceh Bisnis - Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Langsa berhasil menangkap perompak kapal yang beraksi di perarian Kuala Langsa, Aceh. Polisi mengamankan tiga pelaku berinisial TRZ (23), MNR (29) dan TRD (23).

Penangkapan ketiga pelaku dilakukan pada Jum’at (25/9/2019) lalu berdasarkan informasi dari masyarakat.

“Tersangka TRD kita tangkap di halaman belakang rumahnya di Dusun Bahari, Gampong Kuala Bugak, Kecamatan Peurelak Kota, Aceh Timur pada hari Rabu (25/9/2019) sekira pukul 10.00 WIB,” ujar Kapolres Langsa AKBP Andy Hermawan, SIK, M. Sc melalui Kasat Reskrim IPTU Arief Sukmo Wibowo, SIK dalam keterangannya, Senin (30/9/2019).

Dari tangan tersangka TRD Polisi menyita barang bukti berupa 1 butir granat aktif jenis nanas.

Lanjut Kasat, berdasarkan informasi dari tersangka TRD, diketahui terdapat dua pelaku lainnya yaitu MNR dan TRZ, polisi pun berhasil mengamankan kedua pelaku tersebut.

“Dari hasil introgasi, tersangka telah menggunakan 1 butir granat aktif jenis nanas untuk melakukan perompakan/pembajakan kapal nelayan Indonesia di peraian Aceh dan Sumatera pada bulan Agustus dan September 2019,”imbuh Kasat.

Kasat menjelaskan, pembajakan itu bertujuan untuk meminta uang tebusan kepada pemilik kapal dan para pelaku telah berhasil menerima uang tunai jutaan rupiah, sebagain uang tersebut digunakan pelaku untuk membeli 1 unit sepeda motor, sisa uang hasil rompak tersebut telah diamankan oleh Personil Sat Reskrim Polres Langsa.

Selain sepeda motor dan geranat, polisi juga menyita barang bukti lainnya berupa dua buah cincin emas, satu pasang anting emas, satu buah gelang emas, dan satu buah kalung emas.

Akibat perbuatan tersebut, tersangka dijerat pasal Undang-Undang Darurat No. 12 tahun 1951 tentang senjata api dan bahan peledak dengan hukuman paling lama 20 tahun atau penjara seumur hidup.

Kasat juga menghimbau kepada para nelayan yang akan melaut agar tetap waspada. “Kepada para nelayan untuk dapat meningkatkan kewaspadaan dan lebih berhati-hati lagi, mungkin kejadian serupa bisa terulang kembali, namun kami pihak kepolisian memastikan akan menindak tegas kejahatan tersebut,”demikian Kasat. ()

Komentar

Loading...