Siswa Dua Sekolah di Aceh Barat Tak Bisa Belajar Karena Banjir

Warga melintasi genangan banjir di kawasan Desa Gampong Baro KB, Kecamatan Woyla Timur, Kabupaten Aceh Barat, Sabtu (28/9/2019). Dampak luapan air sungai di daerah pedalaman tersebut menyebabkan dua sekolah di daerah itu terpaksa diliburkan. (ANTARA/Istimewa)

Meulaboh, Aceh Bisnis - Siswa dua sekolah di Kecamatan Woyla Timur, Kabupaten Aceh Barat, pada Sabtu tidak bisa belajar di sekolah karena banjir.

Banjir menggenangi pekarangan sekolah hingga setinggi 50 meter sehingga murid SMP Negeri 3 Woyla Timur dan SDN Negeri Alue Meuganda di Kecamatan Woyla Timur tidak bisa belajar di sekolah.

"Jalan menuju ke sekolah juga terendam banjir. Di kompleks sekolah, banjir juga merendam pekarangan dan lantai ruang belajar," kata Kepala Desa Gampong Baro KB, Kecamatan Woyla Timur, Kabupaten Aceh Barat, Muhammad Nasir kepada ANTARA, Sabtu sore.

Kondisi tersebut membuat sekolah meliburkan kegiatan belajar mengajar.

Selain mengganggu kegiatan sekolah, banjir juga membuat sebagian sawah dan kebun warga Kecamatan Woyla Timur tergenang.

"Kami bersyukur sampai saat ini belum ada warga yang mengungsi, semuanya masih bertahan di rumah," kata Muhammad Nasir.

Muhammad Nasir menambahkan beberapa desa di pedalaman Aceh Barat biasa kebanjiran luapan Sungai Krueng Bhee saat musim penghujan tiba.

Ia berharap pemerintah daerah segera mengatasi penyebab banjir dengan melakukan normalisasi sungai supaya pada musim penghujan airnya tidak meluap ke kawasan permukiman serta kebun warga.

Komentar

Loading...