Sekda Aceh Serahkan 257 SK Kenaikan Pangkat Guru dan Tenaga Kesehatan

Sekretaris Daerah Provinsi Aceh dr. Taqwallah, M. Kes menyerahkan SK kenaikan pangkat. (Foto: Syahrial/Aceh Bisnis)

Langsa, Aceh Bisnis – Sebanyak 257 Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berasal dari Kabupaten Aceh Timur, Kota Langsa dan Aceh Tamiang menerima Surat Keputusan (SK) kenaikan pangkat dan pensiun yang diserahkan langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Aceh dr. Taqwallah, M. Kes di aula Cakra Donya Kota Langsa pada Jum’at (27/9/2019).

Untuk Kota Langsa jumlah ASN yang menerima SK sebanyak 65 orang, Aceh Timur sebanyak 104 orang dan Aceh Tamiang sebanyak 85 orang, sedangkan untuk ASN yang memasuki masa pensiun, Kota Langsa sebanyak 1 orang, Aceh Tamiang 2 orang.

SK Kenaikan pangkat itu diberikan kepada ASN dari tenaga guru SMA/SMK, tenaga kesehatan dan lain-lain.

Sekda Provinsi Aceh dr. Taqwallah, M. Kes menyebutkan, dalam menjalankan pendidikan, para Kepala Sekolah harus memiliki cara atau sistem untuk mengetahui kedisiplinan proses belajar mengajar.

Dikatakannya, sebagai pemimpin memiliki tugas untuk melayani orang yang berada dibawahnya, bukan malah sebaliknya. Untuk itu dirinya menghimbau agar para Kepala Sekolah wajib masuk ke dalam ruang belajar minimal sehari sekali untuk menyapa dan melihat kondisi sarana prasarana sekolah. Selain itu Kepala sekolah juga harus mampu memahami psikologi para guru.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Aceh Drs. Rachmat Fitri HD, MPA menyebutkan, semua urusan guru dan tenaga kependidikan dalam mengurus pengusulan kenaikan pangkat tidak ada lagi yang terhambat, semua dapat berjalan dengan baik dan SK langsung diserahkan di daerah masing-masing.

“Begitu juga dengan persoalaan sertifikasi, kedepan kita atur kembali sehingga tidak ada lagi sertifikasi yang macet,”tukasnya.

Ditempat yang sama, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kota Langsa Abdul Jaban, S. Pd, M. Pd memaparkan secara singkat kondisi sekolah, siswa dan guru dalam wilayah Kota Langsa.

Dikatakannya, fokus utama pihaknya adalah mengirimkan petugas ke sekolah-sekolah pada setiap hari senin untuk menjadi inspektur upacara. “ini penting dilaksanakan sebagai upaya melakukan koordinasi dan komunikasi dengan pihak sekolah,”ujarnya.

Selain itu, kedepan pihaknya juga akan melakukan pembersihan mesjid dan meunasah yang berada dekat dengan sekolah lewat aksi Bersih, Rapi, Indah (BRI) dan hijau.

“Jadi tidak hanya sekolah kita saja yang bersih, namun juga rumah ibadah yang berada dekat sekolah kita pun bersih,”imbuhnya.

Acara itu turut dihadiri oleh Sekda Provinsi Aceh, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Aceh, Sekda Kabupaten Aceh Timur, Kota Langsa dan Aceh Tamiang, para Kepala Cabang Dinas Pendidikan Aceh Timur, Kota Langsa dan Aceh Tamiang, para Kepala Sekolah dan undangan lainnya.()

Komentar

Loading...