Demo Mereda, IHSG Diprediksi ke Zona Hijau

Pengunjung mengambil foto layar indeks harga saham gabungan yang menunjukkan data di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (2/1). Sebelumnya, Perdagangan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) 2017 ditutup pada level 6.355,65 poin.(Liputan6.com/Faizal Fanani)

Jakarta, Aceh Bisnis - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi bergerak ke zona hijau di pasar saham. Sentimen global cukup kondusif menopang penguatan indeks.

Analis PT Artha Sekuritas Dennies Christoper Jordan menjabarkan, secara teknikal, indeks mengindikasikan potensi positif pada perdagangan hari ini.

Menurutnya, IHSG akan ditutup cerah pada kisaran support di level 6.146-6.187 dan resistance di level 6.251-6.273.

Kendati begitu, investor masih mencermati sentimen perekonomian dan politik global. "Terutama setelah China dan Amerika Serikat diperkirakan akan mempercepat persetujuan negosiasi dagang," ujarnya di Jakarta, Jumat (27/9/2019).

Hal senada juga diutarakan Analis PT Indosurya Bersinar Sekuritas William Suryawijaya. Dia menilai, IHSG akan ditransaksikan 6.056-6.278.

Ia bilang dalam jangka panjang indeks berada dalam pola uptrend (naik). Demikian juga dengan capital inflow yang masih tercatat secara year-to-date (ytd).

Pilihan Saham

Hari ini menurut William, investor dapat mengoleksi saham BUMN seperti PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), dan saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI).

Sementara itu, Dennies mencermati saham PT Adhi Karya Tbk (ADHI), PT Barito Pacific Tbk (BRPT), serta saham PT Summarecon Agung Tbk (SMRA).

Komentar

Loading...