APBA 2020 Senilai Rp17,2 Triliun

Foto: Aceh Bisnis

Banda Aceh, Aceh Bisnis - Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) mengesahkan Qanun Aceh tentang Anggaran pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) Tahun 2020 sebesar Rp 17,2 triliun.

Adapun anggaran APBA 2020 diantaranya Pendapatan sebesar Rp.15.457. 220.461.974.00, Belanja Rp.17.279.528.340.753.00, dan Defisit Rp. 1.822.307.878.779.00.

Persetujuan pengesahan APBA 2020 dilakukan dalam sidang paripurna DPR Aceh di Banda Aceh, Rabu (25/9/2019). Sidang itu dipimpin Ketua DPR Aceh Muhammad Sulaiman.

Fraksi-fraksi DPR Aceh yang menyetujui pengesahan APBA 2020 yakni Fraksi Partai Aceh, Fraksi Partai Golkar, Fraksi Partai Demokrat, Fraksi Partai Nasdem, Fraksi PAN, Fraksi Gerindra PKS, dan Fraksi PPP

Sidang paripurna tersebut dihadiri langsung oleh Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah, Sekretaris Daerah Aceh, Taqwallah dan para Kepala Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA).

Dalam kesempatan tersebut, Nova mengharapkan dengan disetujuinya Raqan APBA itu bisa membawa perubahan bagi perwujudan perubahan di Aceh, serta pencapaian visi-misi pemerintah yang tertuang dalam RPJM.

Nova mengapresiasi jajaran anggota dewan khususnya anggota Badan Anggaran dan fraksi-fraksi yang telah menyampaikan pandangan akhirnya terkait Raqan APBA 2020.

Ia mengatakan, begitu rancangan Qanun ini disetujui oleh Kemendagri dan kemudian disahkan menjadi Qanun oleh DPR Aceh, realisasi anggaran akan segera dilakukan untuk percepatan pembangunan di Aceh. "Harapan kita tidak ada hambatan non teknis di lapangan,"jelas Nova.

Sementara itu, Sekretaris DPR Aceh, Suhaimi mengatakan, Rancangan Qanun Aceh tentang APBA tahun 2020 mengacu pada pagu SKPA dan pendapat Banggar DPRA.

"Pendapat Banggar dan pendapat akhir fraksi menjadi pedoman dan dasar bagi kemendagri dalam mengevaluasi Rancangan Qanun Aceh tentang APBA tahun anggaran 2020,"jelasnya.

"Perundangan terhadap Rancangan Qanun APBA Tahun Anggaran 2020 untuk ditetapkan menjadi Qanun Aceh akan dilakukan setelah penyesuaian dari hasil evaluasi Menteri Dalam Negeri,"  kata Suhaimi.

Ketua Fraksi Partai Gerindra - Partai Keadilan Sejahtera, Abdurrahman Ahmad berharap usai ditetapkan menjadi Qanun Aceh tentang APBA 2020, dapat menjadi instrumen dalam upaya mewujudkan kesejahteraan rakyat.

"Kita harapkan qanun tersebut nantinya dapat menjawab segala kebutuhan, masalah, tantangan dan kondisi Aceh saat ini serta di masa depan,"ujarnya.

Komentar

Loading...