Tak Kunjung Diaspal, Warga Tanam Pohon Pisang di Jalan Bekas Rel PT KAI

Warga mengusung poster dan menanam pohon pisang di jalan bekas rel PT KAI. (Syahrial/Aceh Bisnis)

Langsa, Aceh Bisnis - Sejumlah warga Gampong Paya Bujok Beuramoe Kecamatan Langsa Barat, selasa (29/9/2019) sore menanam pohon pisang di jalan bekas rel PT Kereta Api Indonesia (KAI).

Aksi ini sebagai bentuk protes warga karena jalan yang menghubungkan antara pasar hewan sampai simpang empat islamic center tak kunjung di aspal.

Geuchik Gampong Paya Bujok Beuramoe Zubaili didampingi Geuchik Paya Bujok Seulemak mengatakan, jalan tersebut tidak bisa diaspal karena aset tanahnya merupakan kepemilikan PT Kereta Api Indonesia.

Zubaili meminta agar PT KAI dapat segera menyerahkan tanah tersebut untuk kepentingan masyarakat.

"Kita berharap kepada PT KAI segera membebaskan tanah tersebut kepada Pemko Langsa, sehingga Pemko Langsa dapat melakukan pengaspalannya,"ujarnya.

Sambung Zubaili, jalan tersebut sangat padat dilalui oleh masayarakat yang berada dalam wilayah Kecamatan Langsa Barat, terlebih lagi di pagi hari.

Akibat tingginya volume kendaraan dan jalan yang diaspal baru setengah, maka kerap terjadi kecelakaan.

"Rentan terjadi kecelakaan lalu lintas, sebulan dua kali selalu terjadi kecelakaan, kejadiannya sering di pagi hari, karena padatnya aktivitas warga sehingga volume kendaraan meningkat"ujarnya.

Selain rentan kecelakaan, warga disepanjang jalan tersebut juga sudah tidak sanggup lagi menghirup udara yang berabu.

"Kasian kita melihat warga, setiap hari menghirup debu,"demikian Zubaili.()

Komentar

Loading...