Keluh Kesah Rossi: Saya yang Paling Menderita Dibanding Quartararo dan Vinales

Valentino Rossi kembali tercecer di belakang rekan-rekannya di Yamaha (Mirco Lazzari gp/Getty Images)

Jakarta, Aceh Bisnis - Lagi-lagi Valentino Rossi tertinggal di belakang Maverick Vinales dan Fabio Quartararo. Di tengah masalah pada strategi pemilihan ban, The Doctor masih terkendala juga dengan set up motornya.

Memulai balapan dari posisi enam, Rossi pada akhirnya hanya bisa finis di urutan delapan MotoGP Aragon. Rossi tertinggal sekitar 16 detik dari Vinales yang finis di urutan empat, dan terpaut 13 detik di belakang Quartararo yang menuntaskan balapan di tangga kelima.

Baik Rossi, Vinales, dan Quartararo mengalami kendala pada grip belakang motor mereka. Bedanya, Vinales dan Quartararo mulai kehilangan daya cengkram ban menjelang race tuntas, sementara Rossi sudah mengalaminya sedari putaran 5 atau 6.

Rider-rider Yamaha menggunakan ban hard, berbeda dengan para pemilik podium yang memakai ban belakang soft.

"Saya tahu kecepatan saya tidak akan cukup untuk bertarung di atas podium, tapi saya punya harapan untuk bisa (meraih hasil) lebih baik lagi. Ini balapan yang sulit karena kami memulai dengan ban keras di belakang, seperti pebalap Yamaha lainnya," ucap Rossi dikutip dari Crash.

"Quartararo dan Maverick mengalami masalah yang sama di akhir balapan. Tapi saya sudah sangat, sangat merosot setelah melewati 5-6 lap. Jadi sayang sekali saya harus melambat dan kecepatan saya terbilang buruk," lanjut Rossi.

Masalah Rossi Lebih Besar Ketimbang Sekadar Ban

Foto: JOSE JORDAN / AFP

Tapi masalah yang dialami Rossi di Aragon bukan sekadar perkara ban. Fakta bahwa dia mengalami masalah saat masih di lap-lap awal menunjukkan set up motornya memang masih belum maksimal.

Inilah yang kembali dikeluhkan rider 40 tahun itu. Di mana dia kembali jadi yang terburuk dibanding rider Yamaha lainnya - selain Franco Morbidelli yang out di lap pertama.

"Itu bukan masalah ban, tapi lebih merupakan masalah yang ada pada kami, setting-an kami. Karena di paruh kedua musim kami memodifikasi motor dan secara umum saya lebih kompetitif, tapi kami selalu menemui masalah ini, daya cengkram ban belakang dan dalam hal ini saya lebih menderita dibanding Quartararo dan Vinales," keluh Rossi.

Ini adalah kali kedua beruntun Rossi tercecer di belakang dua rider Yamaha itu. Pada race di San Marino, Rossi finis keempat sementara Quartararo dan Vinales masing-masing ada di urutan dua dan tiga.

"Kami harus terus bekerja dan mencoba memahami cara mengembangkan dan menjadikan motor ini lebih kompetitif," tegas Rossi.

Komentar

Loading...