Real Madrid Ingin Pecat Zidane? Kompensasinya Mencapai Rp 1,24 T

Jika Zinedine Zidane dipecat, Real Madrid mesti membayar kompensasi yang sangat mahal. Foto: Gabriel Bouys / AFP

Madrid - Posisi Zinedine Zidane sebagai pelatih Real Madrid dikabarkan tidak aman. Jika Zidane dipecat, Madrid mesti mengeluarkan kompensasi bernilai fantastis.

Pelatih Prancis itu tidak menjalani karier yang mulus di periode keduanya membesut Sergio Ramos cs. Hanya tujuh kemenangan yang berhasil didapat Madrid selama 16 pertandingan dilatih Zidane, dan sudah menderita lima kekalahan.

Kekalahan terakhir diterima Madrid di markas Paris St. Germain dengan skor 0-3 di laga pertama fase grup Liga Champions tengah pekan ini. Di pertandingan itu, Madrid tumpul bahkan tidak mampu menciptakan satu percobaan pun yang mengarah ke gawang lawan.

Menurut pemberitaan media-media Spanyol, Presiden Madrid Florentino Perez sudah ancang-ancang untuk mencari pengganti Zidane. Eks pemain Madrid, Xabi Alonso, yang kini menangani Real Sociedad B dibidik. Tapi ada juga yang mengabarkan bahwa Jose Mourinho menjadi pilihan pertama Perez dan serta opsi lain, yaitu Massimiliano Allegri.

Akan tetapi, Madrid mesti siap-siap merogoh kocek dalam-dalam jika sudah mantap ingin mendepak pemenang Piala Dunia 1998 itu. Menurut SPORT, pemecatan Zidane akan membutuhkan biaya 80 juta euro (Rp 1,24 triliun) sebagai pesangon.

Kontrak Zidane baru akan berakhir pada 2022 atau 3,5 tahun lagi, sedangkan gaji bersih Zidane setahun senilai 13 juta euro (Rp 201,7 miliar). Dengan begini, Madrid mesti membayarkan uang pesangon kepada Zidane sampai kontraknya selesai sebesar 39 juta euro (Rp 605,3 miliar). Jumlah itu sama dengan pembayaran kotor senilai 80 juta euro (Rp 1,24 triliun).

Sport menyebutkan bahwa satu-satunya jalan agar pesangon Zidane lebih murah adalah jika si entrenador bersedia memutus sisa dua tahun di kontraknya. Akan tetapi, mesti diperhitungkan juga biaya untuk mendatangkan pelatih baru.

Mourinho sudah jelas bukan pelatih bergaji rendah, apalagi dia saat ini tidak melatih klub mana pun. Pelatih Portugal itu juga bisa saja menaikkan posisi tawar karena tahu Madrid butuh merekrut pelatih dengan nama besar untuk menenangkan basis pendukungnya.

Komentar

Loading...