Mengenal Ular-ular ‘Raksasa’ di Indonesia

Reticulated python/Python reticulatus yang juga dikenal sebagai Sanca Kembang (Dok. RibeirodosSantos/iStock)

Jakarta, Aceh Bisnis - Netizen mendadak heboh dengan sosok ular korban kebakaran hutan di Kalimantan. Nah, sudah tahu belum kalau ular-ular "raksasa" macam itu pun tersebar di Indonesia?

Untuk menjawab rasa penasaran detikcom pun menghubungi penggiat reptil, atau reptiler, yang dikenal sebagai Panji Petualang. Ia, pertama-tama, menepis anggapan sosok di foto viral tersebut sebagai "ular raksasa" yang muncul di mitos setempat. Itu adalah ular sanca kembang alias Reticulated python/Python reticulatus.

"Hutan Sumatera dan Kalimantan itu kan sangat luas, jadi memungkinkan sekali untuk ular besar itu memang ada dan hidup di hutan. Tapi untuk yang di foto viral tersebut, saya amati bukanlah ular mitos yang dipercayai penduduk. Namun, itu hanyalah ular piton kecil yang terbakar dan di foto dengan angle zoom, hingga menghasilkan ilusi optik seakan ular itu terlihat besar," katanya.

Panji lantas membeberkan lebih lanjut mengenai spesies ular semacam itu dan juga bagaimana penyebarannya di Nusantara. Memangnya seberapa besar sih ular-ular di Indonesia?

"Sanca kembang adalah ular piton terpanjang di dunia dan Indonesia adalah salah satu habitat terbesar ular ini. Ular sanca bisa berkembang hingga panjang meksimal 11 meter," ucap Panji.

Ular sanca kembang sepanjang 8 meter (Panji Petualang/Istimewa)

Panji juga mengatakan bahwa ular sanca bisa ditemukan di hutan-hutan yang jauh dari jangkauan manusia. Sebut saja hutan-hutan yang berada di wilayah Kalimantan dan Sumatera.

"Ular besar atau bisa disebut giant python biasanya hidup di hutan yang jauh dari kehidupan manusia. Ular piton ini bisa kamu temukan di Kalimantan, Sumatera, Jawa dan Sulawesi," tambahnya.

Bicara tentang ular besar, terdapat beberapa jenis ular besar yang ada di Indonesia. Dan keberadaanya tersebar di penjuru Indonesia.

"Selain ular sanca yang panjangnya mencapai 11 meter, di Indonesia juga ada ular Python Bivittatus atau dikenal dengan Sanca Bodo. Ular ini bisa berkembang hingga 8 meter dan banyak ditemukan di Jawa dan Sulawesi," ucapnya menjelaskan.

King kobra sepanjang 5 meter (Panji Petualang/Istimewa)

"Selanjutnya juga ada king kobra, ular besar dengan bisa mematikan. Ular ini bisa berkembang sepanjang 6 meter dan banyak ditemukan di Kalimantan, Sulawesi, Sumatera, Jawa dan Bali. Selebihnya adalah ular-ular berukuran kecil yang berbisa dan tidak berbisa," paparnya.

Terkait dengan ular "raksasa", Panji pun mengungkapkan bahwa beberapa daerah di Indonesia memang menyebut ular yang tumbuh tidak biasa, alias berukuran superbesar, memang lazim dikait-kaitkan dengan legenda dan punya panggilan masing-masing.

"Di daerah-daerah tertentu, ular piton dengan keadaan khusus yang tumbuh secara tidak biasa atau normal disebut atau dikaitkan dengan sosok raja piton, ular jin, atau ular legenda. Namun sebenarnya sosok raksasa itu mengarah ke ular sanca tadi, yang panjangnya bisa mencapai 11 meter," kata Panji.

Ular terbesar di dunia adalah anaconda. Terkait itu, Indonesia juga punya ular Boa yang mirip dengan anaconda. Ukurannya tidak sebesar anakonda dan memiliki habitat di kawasan Indonesia bagian timur.

"Kita punya spesies yang mirip dengan anaconda, namun ukurannya tidaklah sebesar anaconda, yaitu ular Boa. Ular ini bisa tumbuh sepanjang dua meter dengan lingkar badan 10 cm. Sedangkan dari segi panjang, ular Indonesia yang mirip dengan anaconda yaitu ular piton tadi," papar Panji.

Ular Boa (Panji Petualang/Istimewa)

Komentar

Loading...