Pelantikan 30 Anggota DPRK Aceh Tamiang Masa Jabatan 2019-2024

acehbisniscom

Aceh Tamiang - Dengan dilaksanakannya pengambilan sumpah/Janji anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Tamiang masa jabatan 2019-2024 oleh  Hakim Pengadilan Negeri Kualasimpang, yang berlangsung di Ruang Sidang Utama, pada 9 sepetember 2019, sebanyak 30 orang anggota DPRK ini resmi menyandang status menjadi anggota DPRK Aceh Tamiang.

Diawali dengan agenda Rapat Paripurna DPRK Aceh Tamiang, Pengucapan Sumpah/Janji Jabatan dan Pelantikan anggota DPRK Aceh Tamiang ini berdasarkan surat keputusan Gubernur Aceh Nomor :  171 / 1504 / 2019 tanggal 5 september 2019 Tentang Peresmian Pemberhentian dan Pengangkatan anggota DPRK  Aceh Tamiang.

Dalam Rapat Paripurna, agenda Pengucapan Sumpah anggota DPRK Aceh Tamiang masa jabatan 2019-2024, yang dilaksanakan secara terbuka untuk umum, Ketua DPRK Aceh Tamiang, Fadlon, dalam pidatonya menyampaikan bahwa sehubungan dengan ketentuan peraturan Perundang-Undangan dan diterbitkannya Keputusan Gubernur Aceh Nomor : 171.2/686/2014 tanggal 28 Agustus 2014, maka sebagai anggota dewan DPRK Aceh Tamiang masa bakti 2014-2019 berakhir masa tugas pengabdiannya sebagai wakil rakyat dan dilanjutkan dengan anggota dewan terpilih.

Dikatakan Fadlon, selama perjalanan panjang lima tahun di lembaga legislatif, sebagai anggota DPRK Aceh Tamiang terhadap dukungan dari semua pihak dan seluruh masyarakat Aceh Tamiang sangat dirasa cukup baik. Begitu juga halnya, dalam hubungan kemitraan dan koordinasi yang harmonis dengan Kepala Daerah berserta Jajaran, eksekutif hingga ditingkat Pemerintahan terendah serta dengan unsur Forkompimda dan komponen lainnya.

Fadlon menyatakan, dapat dimungkinkan bahwa masih banyak harapan masyarakat yang belum tertampung, tersalurnya harapan masyarakat. Begitu juga dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat belum semuanya dapat terpenuhi.

Untuk itu, secara hati yang tulus atas nama pimpinan kolektif dewan dan anggota dewan masa bakti 2014-2019, diharapkan permohonan maaf yang sedalam-dalammnya kepada seluruh masyarakat Aceh Tamiang dan seluruh pihak.

Beliau juga mengingatkan, kepada anggota dewan masa jabatan 2019-2024, akan dihadapkan dengan kesiapan untuk menyelesaikan tugas dewan kedepan seperti proses pembentukan pimpinan defenitif, penyusunan rancangan peraturan tata tertib dan kode etik dewan. Pembentukan Alat Kelengkapan Dewan (AKD), dan agenda mendesak lainnya yaitu pembahasan Rancangan Qanun Tentang RAPBK tahun anggaran 2020.

Penandatanganan Berita Acara pengucapan sumpah diwakili oleh Muhammad Nur dan Juniati.S.Farm. dilanjutkan dengan penyematan PIN anggota dewan. Sekretaris Dewan, Drs.Syuibun Anwar mengumumkan Jabatan Ketua DPRK Sementara, Suprianto,ST.

Penyerahan palu pimpinan DPRK dan buku memori dilakukan oleh pimpinan yang lama yakni Juanda. Dengan demikian, Rapat Paripurna DPRK Aceh Tamiang selanjutnya dipimpin oleh Ketua DPRK Sementara.

Ketua DPRK Aceh Tamiang sementara, Suprianto,ST dalam sumbutannya pada Rapat Paripurna Pengucapan Sumpah anggota DPRK masa jabatan 2019-2024 menyampaikan sesuai dengan ketentuan yang berlaku bahwa sebelum pimpinan DPRK defenitif terbentuk, DPRK dipimpin oleh pimpinan sementara yang terdiri atas seorang Ketua dan Wakil Ketua. Atas dasar ketentuan tersebut, diberi mandat memimpin lembaga DPRK Aceh Tamiang untuk sementara sampai adanya pimpinan dewan defenitif.

“Dengan dilakukan pengucapan sumpah anggota DPRK Aceh Tamiang dihadapan kita menanti berbagai agenda kegiatan dewan yang harus kita laksanakan dan selesaikan,”ujar Ketua Sementara DPRK Suprianto.

Walaupun bersifat sementara, dan untuk waktu yang singkat, lanjut Suprianto, guna memfasilitasi pembentukan fraksi, penyusunan peraturan tata tertib dewan, dan memproses penetapan pimpinan defenitif sampai dengan terbentuknya dan dilakukannya pengambilan sumpah pimpinan defenitif, disadari bahwa beban  tugas yang diemban sebagai pimpinan sementara sangat berat, tanpa dukungan dari semua pihak. Terutama rekan-rekan anggota dewan masa jabatan 2019-2024 tidak dapat berkerja secara optimal.

Oleh karena itu dengan hati yang tulus, diharapkan dukungan sepenuhnya, agar kami dapat melaksanakan tugas sesuai dengan kapasitasnya. Sebelum menutup Rapat paripurna, Suprianto mengucapkan terimakasih kepada pimpinan dan anggota DPRK masa bakti 2014-2019 yang telah melaksanakan tugas-tugasnya sebagai wakil rakyat selama lima tahun.

Begitu juga ucapan terimkasih kepada Bupati Aceh Tamiang, unsur Forkompimda serta kepada seluruh elemen masyarakat yang hadir. “Rapat paripurna pengucapan sumpah Anggota DPRK Aceh Tamiang masa jabatan 2019-2024 secara resmi ditutup”.(adv)

Komentar

Loading...