Polisi Tangkap Empat Penguna Sabu di Banda Aceh

Foto: Aceh Bisnis

Banda Aceh, Aceh Bisnis - Selain ganja yang terbungkus kemasan kopi, Sat Resnarkoba Polresta Banda Aceh juga menangkap empat pengguna sabu di Banda Aceh, Rabu, (4/9/2019). Dalam penangkapan ini, pihaknya mengamankan barang bukti sebanyak 50,28 gram sabu.

"Empat pelaku dan barang bukti 50.28 gram sabu kita amankan, penangkapan dilakukan atas informasi masyarakat dan pengembangan dari para pelaku," ujar Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto melalui Kasat Resnarkoba, AKP Boby Putra Ramadan Sebayang, Jumat (6/9/2019).

Dalam konferensi pers di Mapolresta Banda Aceh, Kasat mengungkapkan, para pelaku yang ditangkap yakni A, warga Desa Tanjung Piayu, Kepulauan Riau dan MI, warga Punge Jurong serta Z, warga Babah Buloh, Aceh Utara dan RM, warga Jeulingke.

"Diantara para pelaku ini, mereka memiliki keterkaitan dengan barang bukti disita dirumah masing-masing. Awalnya di rumah A, diamankan satu paket sabu seberat 0,20 gram serta alat isap," kata Boby.

Kemudian, berdasarkan informasi dari tersangka A, tim Opsnal Unit II Sat Resnarkoba yang dipimpin langsung AKP Boby Putra Ramadan Semarang menangkap MI di Gampong Punge Jurong dengan barang bukti tujuh paket sabu seberat 1,20 gram, satu pak plastik serta sebuah timbangan digital.

"MI memperoleh sabu itu dibeli dari Z seharga Rp 1,6 juta. Hasil pengembangan dari MI, kita tangkap tersangka Z. Diamankan bungkusan plastik berisi sabu seberat 30,08 gram, 13 paket sabu seberat 3,13 gram, satu paket seberat 5,08 gram, paket seberat 0,46 gram, satu paket seberat 6,52 gram, dua pak plastik dan timbangan digital," ungkapnya.

Tersangka Z, lanjut Boby, diketahui membeli sabu dari F sebanyak 10 paket seharga Rp 30 juta. Kini, tersangka F masih dalam pencarian polisi. Pengembangan kembali dilakukan hingga akhirnya menangkap RM beserta barang bukti dua paket sabu seberat 4,92 gram, 22 paket kecil sabu seberat 5,09 gram, satu paket 0,12 gram serta plastik kemasan dan timbangan digital.

"Pelaku A dipersangkakan melanggar Pasal 114 ayat 1 dan Pasal 112 ayat 1 Jo Pasal 127 ayat 1 huruf a dari UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman 5 tahun penjara," jelasnya.

"Sementara pelaku MI, Z dan RM yang merupakan residivis dipersangkakan melanggar Pasal 114 ayat 1 dan ayat 2 Jo Pasal 112 ayat 1 dari UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman enam tahun penjara," tutupnya.()

Komentar

Loading...