Terkait Demo Driver Gojek di Aceh, Ini Tanggapan Pihak Gojek Indonesia

Ratusan driver Gojek melakukan aksi unjuk rasa di DPRA.(Foto: Aceh Bisnis)

Banda Aceh, Aceh Bisnis - Teuku Parvinanda, Head of Regional Corporate Affairs Gojek Indonesia wilayah Sumatera menyatakan, pihaknya sangat menyesalkan aksi demo yang dilakukan oleh komunitas driver Gojek pada Selasa (03/09/2019) di Gedung DPR Aceh dan Kantor Pemerintah Aceh.

“Kami sangat menyayangkan berlangsungnya aksi demo yang dilakukan driver Gojek di Aceh. Padahal, diskusi melalui Kopdar telah dilakukan bersama para mitra di Banda Aceh minggu lalu,”ungkap Teuku Parvinanda menanggapi aksi demo yang dilakukan oleh ratusan komunitas driver Gojek di Banda Aceh kemarin.

Padahal, kata dia, pihaknya selalu membuka ruang diskusi dua arah antara mitra pengemudi dan manajemen melalui Kopdar Mitra GO-JEK dimana Mitra secara langsung dapat menyampaikan aspirasi dan masukan mereka.

“Kopdar dilaksanakan secara rutin di seluruh kota operasional Gojek, termasuk di Kota Banda Aceh,”ungkap Head of Regional Corporate Affairs Gojek Indonesia wilayah Sumatera tersebut.

Dalam mendukung pelaksanaan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 12 dan Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KP 348 Tahun 2019, tarif dasar dan tarif minimum GoRide di Banda Aceh telah ditingkatkan. “Oleh karena itu, kami selalu terbuka menyambut aspirasi mitra driver, dan menghargai masukan-masukan yang dapat membuat Gojek menjadi semakin baik,”jelasnya.

Selain itu, tambah dia, seiring dengan meningkatnya pendapatan organik mitra driver dari tarif,  maka penyesuaian insentif perlu dilakukan agar Gojek dapat terus menjaga permintaan order dan keberlangsungan ekosistem Gojek.

Terkait poin yang berhubungan dengan skema insentif, dapat kami sampaikan bahwa insentif adalah bonus tambahan yang diberikan Gojek demi menjaga kualitas layanan. “Skema insentif akan selalu menyesuaikan dengan kondisi pasar karena tujuan utama skema insentif adalah untuk mengupayakan titik temu terbaik antara permintaan pelanggan dan ketersedian mitra Gojek,”sebutnya.

Sebenarnya, kata Teuku Parvinanda, fokus kami pada kesejahteraan mitra tidak hanya terbatas pada tarif dan insentif.()

Komentar

Loading...