Harga Emas Naik 3,98 Persen dalam 1 Bulan

Dummy emas batangan terlihat saat pameran di Jakarta, Jumat (23/8/2019). Harga emas produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) atau emas Antam turun Rp 4.000 menjadi Rp 751 ribu per gram, pada perdagangan Jumat (23/8/2019). (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Jakarta, AcehBisnis - Badan Pusat Statistik (BPS) turut menanggapi mengenai harga emas yang belakangan ini terus meningkat. Seperti diketahui beberapa bulan terakhir harga emas terus melonjak hingga menyentuh level Rp 750 ribu per gram.

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, dalam beberapa hari ini memang harga emas terus mengalami kenaikan. Jika dibandingkan dari bulan lalu saja kenaikan harga emas tercatat mencapai 3,98 persen.

“Dari bulan lalu harga emas naik 3,98 persen,” kata Suhariyanto di Kantornya, Jakarta, Senin (2/9/2019).

Kenaikan harga emas cukup berpengaruh terhadap inflasi bulan Agustus 2019. Di mana inflasi secara nasional tercatat sebesar 0,12 persen.

“Komoditas yang dominan andil inflasi adalah emas perhiasan 0,05 persen. Jadi emas sendiri andilnya sudah sebesar 0,05 persen,” jelasnya

Sebagai informasi, harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) naik Rp 5.000 pada perdagangan hari ini, Senin (2/9) menjadi Rp 768.000 per gram dari perdagangan minggu lalu di Rp 763.000 per gram. Harga emas sempat menembus harga tertinggi di posisi Rp 774.000 per gram pada Senin 26 Agustus lalu.

Dikutip laman logammulia.com, emas dijual mulai ukuran 0,5 gram hingga 1.000 gram. Sementara itu, harga jual kembali emas Antam atau buyback juga naik Rp 5.000 menjadi Rp 695.000 per gram.

Komentar

Loading...