Optimalisasi Penerimaan PAD, Pemko Banda Aceh Jalin MoU dengan Bank Aceh Syariah

Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman dan Dirut Bank Aceh Syariah Haizir Sulaiman menandatangani kerjasama MoU Syariah terkait optimalisasi penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Ibu Kota Provinsi itu di Anjong Mon Mata, Banda Aceh.(Foto: Acehbisnis.com)

Banda Aceh, Aceh Bisnis - Pemerintah Kota Banda Aceh menjalin Memorandum of Understanding (MoU) dengan Bank Aceh Syariah terkait optimalisasi penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Ibu Kota Provinsi itu.

Penandatanganan kerjasama itu dilakukan langsung Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman dan Dirut Bank Aceh Syariah Haizir Sulaiman yang disaksikan oleh Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI Agus Raharjo di Anjong Mon Mata, Selasa (27/8/2019).

Selain itu, KPK juga memfasilitasi penandatanganan MoU antara para kepala daerah se-Aceh dan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Aceh serta Badan Pertanahan Nasional (BPN) Aceh.

Ketua KPK Agus Raharjo mengatakan, KPK memiliki tiga tugas utama yaitu koordinasi dan supervisi, pencegahan, dan penindakan. “Kegiatan pada hari ini merupakan salah satu dari upaya pencegahan tindak pidana korupsi yang kita lakukan di lingkungan pemerintah daerah,”katanya.

Dikatakannya, MoU yang difasilitasi pihaknya tersebut untuk  peningkatan penerimaan PAD, peningkatan penerimaan pajak, dan pengelolaan aset negara di tingkat pemerintah daerah.

Lewat kerja sama itu, ia mengharapkan dukungan para pihak untuk terus meningkatkan penerimaan negara.

Usai penandatanganan MoU, Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman menjelaskan, kesepakatan bersama dengan Bank Aceh Syariah ini dalam rangka mengnyinergikan langkah untuk mengoptimalkan penerimaan PAD Banda Aceh.

Selain itu, kata dia, untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah Kota Banda Aceh.

Adapun ruang lingkup kesepakatan bersama yang berlaku selama tiga tahun itu meliputi pemberian layanan kepada wajib pajak dan retribusi daerah yang lebih efisien dan efektif dengan berpedoman pada prinsip-prinsip good corporate governance.

"Kemudian koordinasi penerimaan PAD Banda Aceh sesuai dengan tugas pokok fungsi dan kewenangan para pihak,"jelas dia.

Lebih lanjut, Ia menambahkan, pelaksanaan MoU tersebut akan ditindaklanjuti dalam bentuk perjanjian kerja sama oleh kedua belah pihak. “Dalam pelaksanaannya nanti, perjanjian kerjasamanya dapat dikuasakan kepada Satuan Kerja Perangkat Kota (SKPK) Banda Aceh dan Pemimpin Cabang Bank Aceh Syariah Banda Aceh,”jelas Wali Kota.()

Komentar

Loading...