Penyelidikan Kebakaran Rumah Wartawan di Agara Libatkan Tim Polda Aceh

Rumah wartawan dibakar OTK di Kutacane.(Foto:Istimewa)

Banda Aceh, Aceh Bisnis - Dinihari kemarin, sebuah rumah semi permanen milik seorang wartawan di Aceh Tenggara yakni Asnawi terbakar. Kebakaran ini bukan disebabkan oleh hubungan arus pendek listrik, melainkan diduga dibakar oleh orang tak dikenal.

Kebakaran rumah wartawan media cetak Serambi Indonesia tersebut menghanguskan mobil, motor dan sejumlah ruangan lainnya milik korban. Beruntung, korban bersama anggota keluarganya selamat dari musibah tersebut.

Dugaan pembakaran rumah oleh OTK didasari atas hadirnya orang asing ke rumah korban beberapa waktu lalu sebelum terjadinya kebakaran. Bahkan, warga setempat mengaku sempat melihat seorang pengendara motor beransel yang melintas dari rumah korban sebelum rumah terbakar.

Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan atas kasus tersebut. Bahkan, selain dilakukan oleh tim Sat Reskrim Polres Aceh Tenggara, penyelidikan kasus tersebut juga dibantu oleh tim dari Dit Reskrimum Polda Aceh.

Hal ini dikatakan Dir Reskrimum Polda Aceh, Kombes Pol Agus Sarjito saat dikonfirmasi Rabu (31/7/2019). "Hingga kini tim Sat Reskrim Polres Agara dan tim Dit Reskrimum Polda Aceh masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab kebakaran dan perkembangan kasus ini," ujarnya singkat.

Hal yang sama juga dibenarkan oleh Kasat Reskrim Polres Aceh Tenggara, Iptu Kabri saat dikonfirmasi terpisah melalui telepon seluler. "Kita bersama tim dari Polda Aceh masih melakukan penyelidikan," katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, diduga kebakaran ini berkaitan dengan karya jurnalistik yang dibuat Asnawi terkait kasus dugaan korupsi. Beberapa minggu lalu, ada tamu asing yang datang ke rumah menanyakan nomor kontak Asnawi dan memperhatikan rumahnya.

Bahkan, sebelum kebakaran, ada warga yang melihat motor yang melintas di depan rumah korban dan pengendaranya membawa tas ransel. "Saya mendesak kepolisian untuk mengusut tuntas kasus ini," kata Asnawi.

Sementara, Kapolres Aceh Tenggara, AKBP Rahmat Har Deny Yanto Eko Saputro yang dikonfirmasi melalui telepon seluler membenarkan peristiwa ini. Namun, hingga kini pihaknya masih melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut.

"Benar, telah terjadi kebakaran jam 2 dinihari. Namun untuk penyebabnya masih dalam penyelidikan, tim Sat Reskrim dan Unit Identifikasi sedang melakukan olah TKP," kata Kapolres singkat.()

Komentar

Loading...