Dewan Sesalkan PDAM Tirta Daroy Tak Menghasilkan PAD

Acehbisnis.coZulfikar

Banda Aceh, Aceh Bisnis - Pemerintah Kota (Pemko) Banda Aceh telah melakukan berbagai upaya dalam meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) di Ibu Kota Provinsi itu, Namun, kontribusi PDAM Tirta Daroy terhadap PAD Kota nihil.

"Sangat disayangkan tidak ada sama sekali kontribusi PDAM Tirta Daroy Banda Aceh terhadap PAD kota setempat, tapi kenyataannya selama ini PDAM mampu mensuport berbagai kegiatan pemerintah dan swasta,”ungkap Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh Zulfikar Abdullah di Banda Aceh, Selasa (30/7/2019).

Pasalnya, kata dia, dalam dokumen Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Priorotas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Kota Banda Aceh tahun 2020 yang diserahkan kepada DPRK, PDAM Tirta Daroy tidak menghasilkan PAD.

Seharusnya PDAM Tirta Daroy ikut terlibat dalam pembagunan Banda Aceh, jangan hanya mengeluarkan anggaran untuk kegiatan pemerintah dan swasta saja. ”Selama ini, PDAM aktif mensuport berbagai even. Berarti Namanya mampu mensuport berartikan punya anggaran lebih,”terangnya.

"Kalau memang PDAM mengaku belum berlaba dan belum dapat menyumbang pendapatan bagi kota, tapi kenyataannya PDAM selama ini mampu mensuport berbagai kegiatan pemerintah dan swasta,”ujar Zulfikar.

Menurut dia, PDAM sudah dapat memberikan kontribusi PAD bagi Kota Banda Aceh. Apalagi sejak Agustus 2017 sudah ada penyesuaian tarif baru.

Namun, ungkap Zulfikar, pihaknya tidak mempermasalahkan PDAM memberikan dukungan terhadap kegiatan - kegiatan dilaksanakan pemerintah dan swasta. Sepanjang kegiatan tersebut memberikan kontribusi langsung kepada masyarakat.

Untuk itu, Ia berharap mudah mudahan ada kebijakan dari walikota dan direktur untuk mendorong kinerja PDAM untuk lebih baik lagi dan mampu berperan dalam memberikan dukungan terhadap pembangunan kota.

Apalagi mengingat selama ini, secara teknis kebutuhan PDAM sudah dipenuhi oleh dinas teknis. “Masih ada waktu bagi PDAM berbenah diri sebelum pengesahan APBK 2020 pada 30 November 2019,”pungkas Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini.()

Komentar

Loading...