Dalam 4 Hari, Sat Resnarkoba Polres Aceh Besar Amankan 20 Gram Sabu dan 5 Tersangka

detik.comFoto: Ilustrasi sabu

Jantho, Aceh Bisnis - Selama empat hari beroperasi, personel Sat Resnarkoba Polres Aceh Besar mengungkap empat kasus penyalahgunaan narkoba jenis sabu di sejumlah wilayah Aceh Besar. Pihaknya pun mengamankan lima orang tersangka beserta barang bukti sabu seberat 20 gram lebih.

Kapolres Aceh Besar, AKBP Ayi Satria Yuddha melalui Kasat Resnarkoba, AKP Raja Aminudin Harahap, Minggu (28/7/2019) malam mengatakan, seluruh penangkapan ini dilakukan atas informasi yang diperoleh dari masyarakat tentang adanya peredaran serta penyalahgunaan sabu di wilayah tersebut.

"Berdasarkan informasi itulah kita lakukan penindakan dan menangkap seluruh tersangka beserta barang bukti. Saat ini seluruh tersangka masih diamankan di Mapolres Aceh Besar untuk diproses lebih lanjut," ujarnya.

Penangkapan yang pertama dilakukan di kawasan Gampong Lambarih, Kecamatan Sukamakmur, Aceh Besar pada Selasa (23/7/2019) malam lalu. Dua tersangka diamankan yakni RA (27) dan FA (22) yang merupakan warga Kecamatan Kuta Malaka, Aceh Besar.

"Mereka ditangkap di sebuah meunasah gampong setempat, diamankan barang bukti berupa 3 paket sabu seberat 5,25 gram, sebuah kaca pirek, sebuah handphone dan sebuah motor," ungkap mantan Kasat Resnarkoba Polres Pidie ini.

Selama ini, kelakuan kedua pemuda ini memang meresahkan masyarakat setempat. Keduanya mengaku mendapatkan barang haram ini dari tersangka lain berinisial AK yang hingga kini masih dalam pencarian petugas.

Penangkapan kedua dilakukan di kawasan Gampong Blang Miro, Kecamatan Simpang Tiga, Aceh Besar pada Rabu (24/7/2019) dinihari lalu. Seorang petani diamankan berinisial AS (26) yang merupakan warga Kecamatan Krueng Barona Jaya.

"Dari tangan tersangka diamankan satu paket sabu seberat 5,82 gram serta sebuah handphone dan motor. Diakui sabu ini juga diperoleh dari tersangka IS alias Akhi, sama seperti pengakuan dua tersangka sebelumnya dan hingga kini masih buron," jelasnya.

Penangkapan selanjutnya dilakukan di sebuah gubuk yang juga berada di Gampong Blang Miro, Kecamatan Simpang Tiga, Aceh Besar. Tersangka yang ditangkap kali ini adalah tersangka IS alias Akhi yang merupakan DPO dari dua kasus sebelumnya.

"Sekitar satu jam setelah dikembangkan dari kasus sebelumnya akhirnya tersangka IS alias Akhi ditangkap. Kita amankan 2 paket sabu seberat 7,60 gram beserta setangkai ganja seberat 1,8 gram, sebuah timbangan digital, potongan pipet dan plastik serta motor dan handphone," katanya.

Kepada polisi IS alias Akhi mengaku, barang haram jenis sabu itu diperoleh dari tersangka lainnya yang bernama panggilan Dek Gam, sementara ganja diperoleh dari tersangka bernama panggilan Bani. Kedua tersangka ini pun hingga kini masih dalam pengejaran petugas.

"Penangkapan terakhir dilakukan di sebuah toilet meunasah Gampong Weu Bada, Kecamatan Montasik, Aceh Besar, Sabtu (27/7/2019) sore kemarin," sambung Kasat.

Kali ini, tersangka yang diamankan berinisial BR alias Si Adek (40), warga Kecamatan Montasik. Dari penangkapan ini polisi menyita barang bukti satu paket sabu seberat 2,67 gram beserta sebuah handphone dan motor.

"Tersangka mengaku barang haram ini diperoleh dari tersangka bernama panggilan Fajar yang kini masih kita kejar. Seluruh tersangka dan barang bukti masih kita amankan untuk diproses lebih lanjut," tambah AKP Raja Aminudin Harahap.()

Komentar

Loading...