48 Latsar Menwa Mahadasa Aceh Belajar Ground Handling Paralayang

Banda Aceh, AcehBisnis - Sebanyak 48 orang Latsar Menwa Mahadasa Aceh 2019 terdiri dari mahasiswa dan mahasiswi dari Unsyiah, UIN Araniry, Unimal, UTU, Unsam, ISBI, IAIN Cot Kala dan IAIN Malikul Saleh belajar ilmu dasar ground handling paralayang.

Latihan ini dibawahi instruksi pelatih Kleueng Flying Club binaan Lanud Sultan Iskandar Muda diantaranya Serka Deni Erwanto, Praka Sugeng Sulistyo, Pratu Hadi dan Pratu Awal Nur Hidayat di Lapangan Lanud Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar, Senin (22/7/2019).

Kegiatan ini dilakukan sebagai salah satu bentuk kepedulian bagi generasi muda untuk mengenal lebih dini olahraga kedirgantaraan yang sebelumnya secara teori telah disampaikan Kadislog Lanud Sultan Iskandar Muda Letkol Kal T.U Bukit.

Pada dasarnya, katanya, ground handling dilakukan di darat setelah gerakan dasar dikuasai dan selanjutnya yang harus dilakukan oleh pilot adalah mempelajari teknik-teknik bagaimana mengendalikan payung dan mengukur akurasi mendarat.

Serka Deni Erwanto menjelaskan, sebelum latihan bahwa ground handling merupakan latihan dasar untuk melambungkan parasut sebelum melakukan first jump dan take off, dimana ground handling bagi pemula biasanya dilakukan di lapangan, itu pun latihannya dibantu instruktur atau para senior.

“Pilot yang sudah mahir dalam hal memainkan paralayang, di awal latihan seringkali menggunakan parasut yang lebih ringan untuk para pemula,” ujarnya.

“Harapannya melalui pelatihan ini, Menwa Mahadasa Aceh mengerti dan memahami materi yang telah diberikan, serta dapat memperagakanya satu persatu dengan baik dan benar,” katanya lagi. (hfz/ded)

Komentar

Loading...