Heboh Kabar PT Pos Telat Bayar Gaji, Begini Faktanya

oto: Yakub Mulyono/detik.com

Jakarta - Ramai di media sosial Twitter cuitan mengenai PT Pos Indonesia. Dalam cuitan, netizen banyak mencantumkan berita mengenai teguran anggota DPR Komisi IX terhadap Kementerian BUMN.

PT Pos disebut nyaris bangkrut bahkan sampai meminjam uang hanya untuk membayar tunggakan gaji karyawannya saja. Netizen pun ramai mengomentari hal ini.

PT Pos Indonesia pun buka suara atas ramainya pemberitaan Pos Indonesia di media sosial. Pos Indonesia mengakui bahwa pihaknya sempat meminjam uang untuk membayar tunggakan gaji para karyawannya.

"Benar kita meminjam uang ke bank, itu benar adanya ya, ya memang ada (pinjaman uang untuk bayar gaji karyawan)," kata SVP Kerja sama Strategis dan Kelembagaan Pos Indonesia, Pupung Purnama kepada detikFinance, Senin (4/2/2019).

Alasannya, menurut Pupung adalah memang situasinya sedang sulit dan memaksa perseroan untuk meminjam uang "Memang situasinya ya, situasinya lagi susah," ujarnya.

Pupung mengatakan meminjam uang memang tidak salah. Setidaknya untuk meredakan masalah gaji karyawan yang sempat tersendat.

"Ya boleh aja ya selama kita bisa bayar. Nggak menyeluruh (menyelesaikan masalah) memang, ibarat obat pusing lah sakit bisa diredakan dulu," kata Pupung.

Pinjaman saat itu dilakukan ketika masalah PT Pos Indonesia dengan para Pak Pos yang gajinya tersendat memanas Februari lalu. Saat dikonfirmasi Pupung membenarkan hal tersebut, "Iya kurang lebih itu ya," katanya.

Meskipun mengakui adanya pinjaman, Pupung enggan menyebut berapa dan kemana pinjaman itu diajukan.

"Memang ada ya, tapi jumlah ke mana berapa saya kurang tau pasti," tutup Pupung.

Komentar

Loading...