Aceh Caroeng untuk Membagun Pendidikan Aceh yang Berkualitas

Aceh BisnisTinjau UNBK

Banda Aceh, Aceh Bisnis - Dua tahun sudah Irwandi Yusuf - Nova Iriansyah memimpin Aceh. Berbagai keberhasilan telah dicapai dari 15 program prioritas Aceh Hebat. Namun, beban dan tugas memajukan Aceh masih berada di pundak keduanya untuk tiga tahun kedepan nantinya.

Berbagai upaya dilakukan untuk mewujudkan 15 program unggulan yang tertuang dalam Aceh Hebat dan semua program tersebut sangat penting untuk memajukan dan menyesejahterakan rakyat Aceh.

Ada 15 program unguulan yakni JKA Plus, SIAT, Aceh Caroeng, Aceh Energi, Aceh Meugoe dan Meulaot, Aceh Troe, Aceh Kreatif, Aceh Kaya, Aceh Peumulia, Aceh Dame, Aceh Meuadab,  Aceh Teuga, Aceh Green, Aceh Seuninya, dan Aceh Seumeugot.

Meskipun ada yang telah dicapai, dan ada tengah dibina sementara sisanya sedang dijajaki. Memang, belum semuanya tecapai sesuai target. Tapi geliat itu mulai menampilkan hasil salah satunya program Aceh Carong.

Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah menjelaskan, Aceh Carong fokus pada program peningkatan dan pengembangan sumberdaya manusia, di antaranya dengan meningkatkan bantuan beasiswa anak yatim dari tingkat Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas.

“Sebelumnya siswa menerima beasiswa sebesar Rp1.8 juta, sekarang siswa menerima sebesar Rp2.4 juta per orang per tahun,”kata Nova Iriansyah, Kamis (18/7/2019) di Banda Aceh.

Untuk menunjang pelaksanaan program Wajib Belajar Pendidikan Dasar Sembilan Tahun, kata Nova, Pemerintah Aceh telah membangun 17 gedung SD, SMP/MTsN, dan menambah 54 ruang kelas belajar serta 6 paket laboratorium dan ruang praktikum.

Selain itu, tambah dia, untuk mendukung Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) dan penunjang kegiatan belajar, Pemerintah Aceh melakukan pengadaan komputer sebanyak 2.838 unit dan laptop 82 unit serta server sebanyak 84 unit.

Lebih lanjut, Nova menambahkan, upaya peningkatan rata-rata hasil UNBK tingkat SMA, SMK da MA juga terus dipacu dengan membangun fasilitas penunjang dan melakukan pengadaan 6.296 komputer untuk mendukung kesuksesan pelaksanaan UNBK dan penunjang kegiatan belajar serta pengadaan sebanyak server sebanyak 1.145 unit.

“Upaya ini terbilang sukses karena rata-rata hasil UNBK Aceh tingkat SMA, SMK dan MA, yang sebelumnya berada di peringkat 34 berhasil melonjak ke posisi 27 pada tahun 2019 ini,”sebut Plt Gubernur Aceh ini.

Selain itu, sebut Nova, sebagai satu-satunya daerah yang menerapkan Syari’at Islam. Pemerintah Aceh juga telah menyelenggarakan kurikulum pendidikan yang Islami.

Sementara itu, untuk peningkatan SDM tenaga kerja, Pemerintah Aceh menggelar sejumlah pelatihan kepada 4.763 orang. Bagi Pegawai Negeri Sipil dan non PNS, Pemerintah Aceh menggelar program Language Training for Academic Purpose Test, serta menggelar Training of Trainer (ToT) Sistem Informasi Gampong dan Keterbukaan Informasi Publik.

Bahkan, sebut dia, berbagai upaya peningkatan kapasitas dan pengadaan fasilitas penunjang program Aceh Carong juga menuai sejumlah prestasi, yaitu SMP Penyaji Terbaik Festival Kreativitas Musik Tradisional tingkat Nasional pada Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) tahun 2018. Juara pertama cabang Karate tingkat nasional pada pada Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN).

Apresiasi GTK PAUD dan Dikmas Berprestasi dan Berdedikasi tingkat Nasional ke-12 tahun 2018. Juara Pertama pada Pemilihan Guru TK Berdedikasi di Daerah 3T tingkat Nasional tahun 2018 dan Pelatihan tingkat Nasional tahun 2018. Lomba Kompetensi Peserta Didik Kursus dan Pelatihan tingkat Nasional tahun 2018.

“Lomba Kompetensi Siswa Sekolah Menengah Kejuruan (LKS SMK) tingkat Nasional tahun 2018 dan Festival Lomba Seni Siswa Internasional Kawah Kepemimpinan Pelajar (KKP),”pungaksnya.(adv)

Komentar

Loading...