Warga Langsa Antusias Saksikan Pembukaan Festival Rentak Melayu Raya

Masyarakat Langsa menyaksikan galeran Festival Rentak Melayu Raya. (Syahrial)

Langsa, Aceh Bisnis - Seribuan lebih warga Kota Langsa antusias menyaksikan malam puncak pembukaan Festival Rentak Melayu Raya yang dipusatkan di Alun - alun Lapangan Merdeka Langsa, Sabtu (13/7/2019) malam.

Pantauan Aceh Bisnis dilapangan, sejak pukul 20.30 WIB warga dari berbagai penjuru Gampong mulai menyesaki alun-alun Lapangan Merdeka.

Acara dimulai dengan penampilan marching band, tarian melayu, ditutup dengan lenggang melayu, penyerahan cindramata kepada peserta lenggang melayu.

Jamaluddin, SE, M. Si, Ak Kepala Dinas kebudayaan dan Pariwisata Aceh menyambut baik pelaksanaan festival ini.

Dikatakannya, acara ini sebagai bentuk perhatian Pemerintah Aceh kepada Pemko Langsa yang telah serius memajukan sektor pariwisata yang ada di "Kota Jasa" tersebut.

"Pemerintah Aceh akan terus menyelenggarakan event-event di Kota Langsa, sehingga Langsa akan semakin dikenal dan semakin banyak dikunjungi oleh wisatawan,"ungkapnya.

Lanjutnya, event ini sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Aceh untuk terus merawat dan menjaga kebudayaan melayu di Aceh.

Sementara itu, Walikota Langsa Usman Abdullah, SE mengatkan, galeran Festival Rentak Melayu Raya ini bukan hanya untuk menghidupkan kembali budaya melayu, namun merajut silaturahmi antar Kabupaten, Provinsi bahkan negara serumpun, dengan harapan hubungan terus terjaga dan budaya melayu dapat terus lestari.

Usman Abdullah menjelaskan, Festival Rentak Melayu Raya ini semakin berkembang ragam kegiatannya. Jika pada tahun 2018 kegiatan masih sebatas pagelaran seni tari dan seminar kebudayaan, pada tahun ini telah berkembang dengan kegiatan pameran seni lukis, seni Mural, lomba mewarnai gambar untuk anak-anak PAUD, karnaval kebudayaan, festival busana fantasi, Dendang Melayu, dan lain-lain.

Walikota, berharap melalui Festival Rentak Melayu Raya ini akan meningkatkan saling kesepahaman dan kepercayaan sebagai landasan memperkuat persaudaraan antar sesama bangsa Melayu di Nusantara ini.

"Kebudayaan itu menyatukan dan mendamaikan, bukan memecah belah,"imbuhnya.

Pada kesempatan itu, Usman Abdullah memohon doa dan mengajak masyarakat Langsa untuk mendukung hutan mangrove yang telah masuk dalam nominasi API.

"Kami mempunyai beberapa obyek wisata andalan yaitu eko wisata Taman Hutan Kota Langsa dan Langsa Mangrove Forest Park yang saat ini masuk nominasi penerima Anugerah Pariwisata Indonesia (API),"tukasnya.

"Dukungan dapat dilakukan dengan cara ketik sms API (spasi) 9E kirim ke 99386,"tambahnya.

Meski duguyur hujan, masyarakat tetap antusias untuk menyaksikan rangkaian Festival Rentak Melayu Raya.()

Komentar

Loading...