Pesawat Bocor Saat Hujan, Penumpang Berlindung dengan Selimut

Ilustrasi pesawat (iStock)

London, Aceh Bisnis - Sebuah pesawat, terbang saat badai tapi malah bocor. Penumpangnya harus selimutan supaya tak kebasahan.

Penumpang maskapai British Airways harus panik karena terbang saat badai. Pesawat yang terbang dari Orlando menuju London Gatwick ini bukan kena turbulensi tapi bocor.

Seperti yang diintip detikcom dari The Sun, Rabu (10/7/2019) sepasang insan hendak pulang dari bulan madu di Orlando, Nicola Agiu dan suami.

Mereka memesan bangku dengan ruang kaki ekstra, yang mana adalah dekat pintu darurat. Memang saat itu Orlando sedang mengalami badai.

Namun pesawat tetap terbang seperti biasa. Pesawat take off dengan lancar dan mengudara.

Tak beberapa saat, Nicola melihat sesuatu yang tak biasa. Ada air menetes lewat celah pintu darurat. Nicola pun terkejut dan merekam kejadian tersebut.

(Nicola)

Air terus menetes, menurut Nicola, awak kabin masih tak menyadari hal ini. Nicola berdiri dan memanggil awak kabin untuk melihat kebocoran di samping kursinya.

Begitu melihat air yang menetes, pramugari tersebut berkata bahwa kebocoran adalah hal yang normal. Namun setelah menenangkan Nicola, 5 awak kabin dan sang pilot datang untuk melihat hal tersebut.

Bawah pintu darurat di tutup dengan menggunakan selimut sehingga air tidak merembes. Kemudian salah satu awak kabin berkata bahwa ia tak pernah menemukan kasus seperti ini sebelumnya.

Nicola semakin panik karena sisa perjalanan mereka masih ada 8 jam lagi. Untungnya pesawat sedang tidak penuh, sehingga Nicola dan suami di pindahkan ke kursi lain.

(Nicola)

Para penumpang diminta untuk menutup diri dengan selimut. Karena bocor terus belanjut sampai lebih dari 10 menit.

Lantas apakah normal ketika pesawat mengalami bocor?

"Karena hujan yang sangat deras di Orlando, pesawat kami berada di landasan untuk waktu yang lama dan air hujan berhasil masuk melalui segel pintu. Meskipun jarang, ini normal ketika sebuah pesawat berada dalam kondisi tertekan saat berada di tanah dalam cuaca yang sangat buruk. Keselamatan dan keamanan pelanggan kami adalah prioritas utama kami, dan kami tidak akan mengoperasikan penerbangan kecuali itu aman untuk dilakukan," ujar juru bicara British Airways.

Komentar

Loading...