Harapan The Fed Pangkas Suku Bunga Picu Wall Street Melonjak

Pekerja bercengkerama di depan layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di BEI, Jakarta, Rabu (16/5). IHSG ditutup naik 3,34 poin atau 0,05 persen ke 5.841,46. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

New York, Aceh Bisnis - Bursa saham Amerika Serikat (AS) atau wall street menguat dengan masing-masing indeks saham acuan utama catatkan rekor.

Wall street menanjak didorong harapan bank sentral AS atau the Federal Reserve (the Fed) akan lebih lembut mengambil langkah kebijakan moneternya seiring data ekonomi membuktikan perlambatan ekonomi.

Pada penutupan perdagangan saham Rabu (Kamis pagi WIB), indeks saham Dow Jones naik 179,32 poin atau 0,67 persen ke posisi 26.966. Indeks saham S&P 500 menguat 22,79 poin atau 0,77 persen ke posisi 2.995,8. Indeks saham Nasdaq bertambah 61,14 poin atau 0,75 persen ke posisi 8.170,23.

Imbal hasil surat berharga AS bertenor 10 tahun menyentuh level terendah sejak November 2016 ke posisi 1,939 persen. Demikian juga imbal hasil surat berharga zona euro merosot ke level terendah seiring harapan pimpinan Bank Sentral Eropa ke depan akan lebih lembut.

Di sisi lain, data ekonomi AS menunjukkan defisit perdagangan AS naik ke level tertinggi dalam lima bulan.

Sedangkan data sektor jasa menunjukkan perlambatan aktivitas. Laporan yang rilis menunjukkan pertumbuhan yang melambat secara kuartalan mulai dari perumahan, manufaktur, investasi dan belanja konsumen.

"Data ekonomi bervariasi, dan tidak terlalu buruk, meski secara umum turun. Tentu saja pasar obligasi mendorong imbal hasil surat berharga sentuh level terendah sehingga menunjukkan perlambatan dan bank sentral akan memangkasnya. Sedangkan pasar saham akan baik-baik saja," ujar Senior Portfolio Manager Globalt Investment, Thomas Martin, seperti dikutip dari laman Reuters, Kamis (4/7/2019).

Sektor saham utilitas, real estate dan konsumsi meningkat dari antara 11 sektor saham utama lainnya di wall street. Imbal hasil obligasi turun membuat dividen di pasar saham menjadi lebih menarik.

Komentar

Loading...