KIP Pidie Tunda Penetapan Caleg DPRK Terpilih

Pidie, Aceh Bisnis - Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kabupaten Pidie, terpaksa menunda penetapan calon anggota legislatif DPRK terpilih pada Pemilu 2019. Penundaan tersebut dikarenakan belum mendapat Buku Registrasi Perkara Konstitusi (BRPK) atau Akta Registrasi Perkara Konstitusi (ARPK) dari Mahkamah Konstitusi (MK).

"Kami belum mendapatkan BRPK atau ARPK dari Mahkamah Konstitusi, sehingga kami memustukan untuk menunda penetapan caleg terpilih pada pemilu lalu,"kata Ketua KIP Pidie, Muhammad Ali di Pidie, Rabu (3/7/2019)

Surat tersebut, kata dia, merupakan dasar penetapan kursi dan calon terpilih anggota DPRK Pidie. "Oleh karena itu, dirinya berharap surat dari MK dan KPU datang secepatnya sehingga segera dilakukan penetapan,"ungkap dia.

Sebenarnya, kata dia, rencana awal, caleg terpilih ditetapkan 3 Juli, tapi karena BRPK belum turun, penetapan ditunda. "Kami masih menunggu BRPK yang dikirim ke KPU dan KPU menindaklanjuti ke KPU provinsi dan KPU kabupaten/kota,"terangnya.

Selain itu, sebut dia, dalam rapat pleno nanti penetapan caleg terpilih, KIP Pidie tidak mengundang caleg yang bersangkutan, tapi hanya perwakilan dari pengurus partai.

"Untuk caleg terpilih tidak diundang, namun maksimal tiga hari pasca ditetapkan, KIP Pidie akan mengirimkan hasil keputusannya ke caleg terpilih sebagai tembusan,"paparnya.

Setelah rapat pleno tersebut, tambah dia, pihaknya bekerja sama dengan DPRK pidie akan mempersiapkan pelantikan yang rencananya akan digelar Agustus. "Dalam jangka panjang ke depannya, kami juga tidak berhenti bekerja begitu saja,"pungkasnya.()

Komentar

Loading...