Mahasiswa Demo Kantor Bupati Abdya

Wabup Muslizar MT (baju seragam PNS) menjumpai pendemo. Foto AcehBisnis/Yusnizar

Blangpidie, AcehBisnis - Puluhan mahasiswa yang menamakan diri Gerakan Abdya Sejahtera (Geranat) dari berbagai organisasi kemahasiswaan di Kabupaten itu melakukan Demo (unjuk rasa) ke Kantor Bupati setempat, Selasa (11/6/2019) sekitar pukul 10.30 Wib.

Sebelum berangkat ke Kantor Bupati di kawasan Kompleks Perkantoran Abdya Jalan Bukit Hijau, para mahasiswa berkumpul di Lapangan Persada Blangpidie. Mereka bergerak dengan mobil bak terbuka dan sepeda motor dengan dikawal ketat aparat kepolisian dan Satpol PP.

"Kita tidak ada kepentingan disini, ini hanya aksi damai, kami hanya melakukan aksi ini hanya untuk rakyat. Rakyat gelisah dan makanya kita turun hari ini,"kata Azmi, salah satu orasi dalam demo itu.

Menurut pendemo, mereka turun hari ini untuk menagih janji Bupati Akmal Ibrahim dan Wabup Muslizar saat kampanye dulu.

"Kami ini anak petani pak, padi murah, harga sawit murah, mana janjinya,"lanjut salah seorang peserta aksi lainnya yang menggunakan pengeras suara.

Para peserta aksi juga meminta bupati Abdya segera menempati Meuligoe atau Pendopo Bupati baru yang berada di Desa Lhung Tarok, Kecamatan Blangpidie yang hingga kini belum ditimpati. Mahasiswa juga meminta bupati segera melanjutkan Pasar Modern Abdya yang sudah terbengkalai.

Koordinator Geranat, Noval Abizal meminta kepada Bupati Abdya dan Wabup Bupati Abdya segera menjumpai mereka. Namun pimpinan Abdya itu tidak keluar. Baru satu jam kemudian Wabup Muslizar tiba di lokasi untuk menjumpai pendemo. Dalam aksi damai itu juga turut hadir Kapolres Abdya, AKBP Moch Basori SIK.

Komentar

Loading...