Dolar Melemah Usai The Fed Memperingatkan soal Melambatnya Ekonomi AS

Foto: Dolar AS/detik.com

New York - Kurs dolar Amerika Serikat (AS) menurun pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB). Hal tersebut disebabkan pernyataanPresiden Bank Sentral Louis James Bullard yang memperingatkan soal perlambatan ekonomi AS.

"Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) dalam menghadapi ekonomi yang diperkirakan akan tumbuh lebih lambat di masa depan, dengan beberapa risiko bahwa perlambatan bisa lebih tajam daripada yang diperkirakan karena ketidakpastian rezim perdagangan global yang sedang berlangsung," kata Bullard dalam pidatonya kepada Uni League Club of Chicago, dikutip dari Xinhua, Selasa (4/6/2019).

Dia menambahkan bahwa kondisi ekonomi baru-baru ini mengindikasikan bahwa suku bunga acuan The Fed belum dalam kisaran rasional, penyesuaian tingkat kebijakan ke bawah dapat segera dijamin untuk membantu memusatkan kembali inflasi.

Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, turun 0,65% menjadi 97,1395 pada akhir perdagangan.

Pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi USD1,1257 dari USD1,1169 pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi USD1,2665 dari USD1,2631 pada sesi sebelumnya. Dolar Australia naik menjadi USD0,6977 dari USD0,6938 dolar.

Dolar AS dibeli 108,03 yen Jepang, lebih rendah dari 108,43 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS turun menjadi 0,9923 franc Swiss dari 1.0007 franc Swiss, dan jatuh ke 1,3437 dolar Kanada dari 1,3523 dolar Kanada.

Komentar

Loading...