Harga Cabai Merah di Abdya Melambung

Cabai merah.Foto: Syahrial/Acehbisnis.com

Blangpidie, AcehBisnis - Harga cabai merah di sejumlah pasar tradisional dalam wilayah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) dilaporkan melambung tinggi hingga mencapai Rp75.000-80.000/kg dari sebelumnya hanya berkisar Rp40.000-45.000.

Mahalnya harga cabai menjelang Hari Meugang dan Lebaran Idul Fitri 1440 H sangat dikeluhkan oleh masyarakat Kabupaten tersebut. Mereka seolah-olah tidak percaya dengan kenaikan harga cabai yang terkesan mendadak itu.

"Saya sangat terkejut ketika membeli cabai merah harganya mencapai Rp75.000-80.000/kgnya dan saya masih ragu serta tidak percaya akan kenaikan harga ini,"sebut seorang IRT di Pasar Blangpidie, Aminah kepada AcehBisnis Senin (3/2/2019).

Menurutnya, karena mahalnya harga cabai membuat masyarakat hanya mampu membeli secukup saja atau paling banyak satu ons dengan harga Rp10.000. "Ini sudah kelewat batas, pedagang selalu memanfaatkan momen lebaran dan meugang untuk meraup untung banyak. Mereka rela menaikan harga cabai,"katanya.

IRT itu menyebutkan, alasan pedagang karena stok yang berkurang sehingga menyebabkan harga naik. Selain itu katanya, harga di daerah penghasil cabai juga mengalami kenaikan. "Dalam sekilo harga naik mencapai Rp30.000-40.000. Ini sangat luar biasa dan harus mendapat perhatian serius dari pemerintah,"kata dia.

"Benar, naiknya harga cabai bukan karena ulah pedagang. Melainkan karena stok yang menipis sehingga harga naik,"kata seorang pedagang di Pasar Blangpidie, Muslim kepada AcehBisnis Senin (3/2/2019).

Menurutnya, mahalnya harga cabai karena harga ditingkat atas mengalami kenaikan yang sangat signifikan. Bahkan diprediksikan saat meugang nanti harga cabai akan mengalami kenaikan lagi. "Ini bukan menakuti masyarakat tetapi saat meugang harga cabai pasti akan naik lagi,"demikian pedagang Abdya menyebutkan.(nizar/ded)

Komentar

Loading...