Bolehkah Penderita Diabetes Ngemil Kacang?

Foto: iStock

Jakarta - Kacang punya sensasi rasa yang gurih dan renyah. Namun, bolehkah penderita diabetes konsumsi kacang?

Kacang memang termasuk sumber makanan tinggi karbohidrat yang baik untuk penderita diabetes. Namun, tubuh penderita diabetes tidak mampu mencerna karbohidrat dengan sempurna, karena tidak dapat memproduksi cukup hormon insulin. Itu sebabnya kadar gula darah orang diabetes selalu tinggi.

Maka, bolehkah penderita diabetes konsumsi kacang?

Menurut sebuah penelitian, kacang tanah kaya akan lemak, protein, serat, mineral dan antioksidan yang sehat. Selain dapat mengendalikan diabetes, mereka juga dapat membantu dalam menurunkan penyakit jantung, peradangan, tekanan darah tinggi, dan kolesterol.

The United States Department of Agriculture (USDA) mengatakan bahwa 28 gr kacang mengandung 161 kalori, 1,34 gr gula, 4,57 gr karbohidrat dan 2,4 gr kandungan serat. Kacang juga tidak terlalu berpengaruh pada kadar glukosa darah.

Kacang yang mengandung 14 glikemik indeks dan 1 beban glikemik ini menjadi salah satu makanan GI dengan skor terendah yang baik untuk penderita diabetes. Maka alasan ini membuat kacang menjadi camilan sehat bagi penderita diabetes.

Pakar kesehatan merekomendasikan penderita diabetes untuk makan serat, karena dapat membantu menurunkan kadar kolesterol, serta dapat membuat Anda merasa kenyang lebih lama dan juga mengurangi penyerapan glukosa.

The American Diabetes Association (ADA) merekomendasikan wanita untuk makan sekitar 25 gr kacang, sedangkan pria 38 gr kacang setiap harinya. Sebuah survei terbaru yang dilakukan oleh ADA adalah telah membuktikan bahwa asupan serat yang tinggi dapat menurunkan risiko diabetes tipe 2 hingga 20-30 persen.

Maka bagi Anda yang menyukai selai kacang untuk sarapan, disarankan untuk menggunakan selai kacang buatan sendiri yang tidak mengandung garam atau gula, karena akan membantu Anda merasa kenyang lebih lama.

Meskipun kacang bisa menjadi makanan tambahan yang baik untuk diet penderita diabetes, orang yang alergi terhadap kacang tetap harus menghindarinya atau bisa konsultasi terlebih dahulu dengan praktisi medis.

Komentar

Loading...