Jaringan Listrik Sumut Bermasalah, Ombudsman: Aceh Selalu Jadi Korban Pemadaman

Pekerja sedang memperbaiki jaringan listrik di Neusu, Banda Aceh.(Foto: Dedi Saputra)

Banda Aceh, Aceh Bisnis - Pemerintah Aceh dan PT. PLN (Persero) diminta untuk bersinergi membahas masalah padamnya listrik selama bulan suci Ramadhan 1440 Hijriyah agar menemukan solusi yang tepat untuk mengatasinya persoalan tersebut.

Hal itu disampaikan Kepala Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Aceh, Taqwaddin Husein selaku lembaga negara pengawas pelayanan publik yang merasa kecewa dengan sistem interkoneksi yang tidak segera diselesaiakan.

“Aceh selalu jadi korban pemadaman, jika ada masalah di Belawan, Sumut. Sebaiknya, interkoneksi listrik di Aceh hanya untuk Aceh saja, jadi lebih dan kurang kita yang merasakannya," ujar Taqwaddin, Jumat (10/5/2019).

Dikatakannya, percuma saja Otonomi Khusus, jika listrik saja masih berkoneksi pada Sumut. Ini masalah kebijakan, bukan hanya soal teknis sehingga sepatutnya Gubernur Aceh menaruh perhatian terhadap masalah ini.

“Jangan mentang-mentang pendopo tidak pernah mati listrik, beliau tidak peduli dengan ribuan rumah yang kegelapan akibat pemadaman bergilir,”ungkapnya.

Hal ini disampaikan karena banyaknya keluhan masyarakat selama ini baik melalui media sosial misalnya Facebook ataupun yang disampaikan langsung masyarakat ke pihak Ombudsman Perwakilan Aceh.

Sebagaimana kita ketahui bersama, beberapa hari ini publik dibuat geram akibat seringnya mati lampu. Bahkan, dalam satu hari bisa melebihi tiga kali. Curhatan itu pun dapat kita lihat hampir di semua dinding pengguna Facebook. Sumpah serapah pun yang dilontarkan masyarakat berbagai macam.

Berdasarkan penelusuran dan informasi yang didapat, terjadi pemadaman karena adanya gangguan di Belawan. Walaupun jauh-jauh hari pihak PLN sudah berupaya agar tidak adanya pemadaman di bulan Ramadhan ini, tapi ini diluar prediksi dan saat ini para pekerja sedang memperbaiki jaringan yang rusak tersebut.

"Intinya kita berharap sudah cukup beberapa hari ini saja kejadian mati lampu ini, jangan berulang kembali. Sayang masyarakat yang sedang beribadah di bulan puasa karena mati lampu kadang saat buka puasa, kadang saat taraweh, bahkan saat sahur,”pungkasnya.(hfz/ded)

Komentar

Loading...