Harga Daging Meugang di Abdya Diprediksi Capai Rp180 Ribu Per Kilogram

Aceh BisnisWalikota Aminullah pantau harga daging meugang di Peunayong, Banda Aceh.

Blangpidie, Aceh Bisnis - Harga daging sapi dan kerbau saat pelaksanaan Hari Meugang menyambut Bulan Suci Ramadhan nanti di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) diprediksi mencapai Rp180.000/kgnya. Mahalnya harga daging itu disebabkan karena mahalnya hewan ternak di daerah tersebut.

"Ini sebenarnya bukan prediksi tapi ini memang harga nyata Rp180.000/kgnya. Bahkan bisa saja harga mencapai Rp200.000,"ucap Jamaluddin, seorang warga yang selalu menjadi pedagang daging meugang di Kawasan Manggeng Raya kepada AcehBisnis Minggu (28/4/2019).

Menurut pedagang itu, mahalnya harga daging bukan tanpa sebab. Karena harga kerbau yang melambung di Abdya yang mencapai Rp22 Juta keatas perekornya membuat harga daging menjadi mahal. Saking mahalnya harga kerbau malah membuat pedagang di daerah itu terpaksa harus mendatang kerbau dari luar seperti dari Banda Aceh, Aceh Besar, Pidie, Seumeulu. Bahkan ada pedagang yang mendatangkan langsung dari Berastagi Kabupaten Karo Sumatera Utara.

"Memang sudah setiap tahunnya harga daging meugang mahal di Abdya dan angka-angkanya tidak bergeser dari tahun ke tahun. Ya pedagang sudah menjual daging sesuai harga pasar,"katanya.

Artinya kata Jamaluddin, dalam kulit saja harga daging di Abdya sudah mahal. Apalagi kalau sudah disembelih menjadi daging. Bahkan pernah kejadian harga dibuka berkisar Rp200.000/kgnya dan memang ada pembeli saat itu. Namun akhirnya turun menjadi Rp170.000-180.000.

Seorang warga di kawasan Manggeng Raya, Hasbi Minggu (28/4/2019 berharap supaya pemerintah daerah bisa menertibkan mahalnya harga daging meugang di daerah itu. "Pemerintah melalui dinas terkait harus mampu mencari solusi, bagaimana mengatasi mahalnya harga daging setiap tahun. Ini penting dilakukan,"kata Hasbi.

Bahkan, kalau perlu pemerintah harus menyediakan stok kerbau atau sapi yang banyak sehingga harga daging bisa ditekan dan tidak selalu dimainkan oleh pedagang saat hari meugang. "Kasihan masyarakat terutama yang ekonomi lemah. Mereka pingin daging kerbau tapi karena harga mahal, akhirnya mereka beralih membeli ayam. Kejadian ini memang kerap terjadi di daerah kita,"demikian warga Abdya.(yra/yra)

Komentar

Loading...