Jalan Nasional Tangse-Bereunuen Putus, Transportasi Lumpuh Total

Ilustrasi Banjir Bandang.Foto: Istimewa

Pidie, Aceh Bisnis - Akibat hujan deras yang melanda sebagian wilayah Kabupaten Pidie mengakibatkan sejumlah Gampong (desa) di Kecamatan Tangse dilanda banjir bandang pada Kamis (25/04).

Banjir tersebut mengakibatkan jalan nasional Tangse-Bereunuen tepatnya di Gampong Blang Bungong, Kecamatan Tangse, Pidie lumpuh total tidak bisa dilalui kendaraan karena harus memutar balik.

Kepala Pelaksana BPBA, Ahmad Dadek menyatakan, jalan nasional Tangse-Bereunuen di Tangse putus total mengakibatkan arus tranportasi lumpuh total di daerah tersebut.

“Kendaraan terpaksa harus memutar balik, karena jalan tersebut tidak bisa dilalui kendaraan roda empat,” ujar Ahmad dadek kepada wartawan di Banda Aceh, Jumat (26/04).

Ia menyatakan, banjir bandang juga menerjang tanggul penahan irigasi yang berada di kawasan di Desa Blang Bungong, Tangse jebol, sehingga satu hektar padi terendam lumpur di Desa Pulo Seunong, Tangse.

“Lebih kurang satu hektar padi milik masyarakat Desa Pulo Seunong terendam banjir bandang dengan kerugian belum bisa ditaksir,” ungkap Kepala Pelaksana BPBA Aceh ini.

Selain itu, sebut Dadek, pihaknya akan terus melakukan pendataan kerusakan infrastrutur, rumah masyarakat, serta kerugian materil lainnya seperti padi masyarakat dan ternak.

Saat ini, kata dia, tim Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pidie juga terus melakukan koordinasi dengan pihak kecamatan terkait musibah banjir tersebut.

Selain itu, sebanyak 36 unit rumah masyarakat di tiga gampong tertimbun lumpur, yakni di Gampong Ranto Panyang sebanyak 6 unit rumah, di Gampong Blang Bungong sebanyak 10 unit rumah, dan Gampong Pulo seunong 20 unit rumah.

Begitu juga, satu Dayah Subulussalam yang terletak di Gampong Ranto Panyang juga terendam lumpur banjir, serta satu unit kendaraan roda dua jenis Jupiter milik masyarakat juga terbawa arus banjir bandang tersebut.

Komentar

Loading...