Di Aceh, 4 Petugas Pemilu Meninggal dan 65 Orang Sakit

Petugas PPS di TPS Gampong Nusa Layani Pemilih Pakai Pakaian Petani dan Adat.(Foto:Acehbisnis.com)

Banda Aceh, Aceh Bisnis - Petugas Pemilihan Umun (Pemilu) 2019 yang meninggal dunia di Provinsi Aceh sebanyak 4 orang, sementara yang sakit sebanyak 65 orang.

Sekretaris Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh, Darmansyah mengatakan, hingga saat ini, sudah ada empat Petugas Pemilu 2019 yang meninggal dunia saat melakukan tugasnya di Provinsi Aceh.

"Hingga saat ini, sudah empat petugas yang meninggal dunia dan 65 orang sakit saat mengembang tugas sebagai sebagai petugas pemilu serentak 2019 di Aceh,"kata Darmansyah di Banda Aceh, Kamis (25/04/2019).

Ia juga menyebutkan, pada Selasa (23/4) lalu seorang lagi petugas Pemilu 2019 meninggal dunia. “Kami turut berduka cita atas meninggalnya T Zainal, staf Sekretariat Panitia Pemungutan Suara (PPS) Gampong Meunasah Asan, Kecamatan Samudra, Aceh Utara,”ujarnya.

Sampai saat ini, kata dia, empat petugas Pemilu telah meninggal dunia dalam menjalankan tugas-tugas kepemiluan di Provinsi paling ujung barat Indonesia itu.

"Selain T Zainal, sebelumnya juga meninggal dunia T Syahril Zainal, Sekretaris PPK Kecamatan Baktiya, Kabupaten Aceh Utara, pada Selasa (23/4) sore,"jelasnya.

Selanjutnya, seorang anggota Linmas bernama M Isa, asal Gampong Jarommah Me, Kecamatan Kuta Blang, Kabupaten Bireuen, juga dilaporkan meninggal karena dugaan kelelahan, usai mengikuti apel bersama pengamanan Pemilu. Ia meninggal pada 16 April 2019, sehari sebelum pemungutan suara digelar.

Dari Kabupaten Bener Meriah, juga dilaporkan satu orang meninggal dunia, bernama Munawarsyah, Ketua Kelompok Kerja Pemungutan Suara (KPPS) Desa Tingkem Benyer, Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah. (ded/ded)

Komentar

Loading...