Jelang Panen Raya, Petani Abdya Dihimbau Tak Jual Gabah ke Luar Aceh

Panen padi.Foto:Acehbisnis.com

Blangpidie, Aceh Bisnis - Memasuki masa panen raya padi di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Petani di sembilan Kecamatan itu dihimbau agar tidak menjual gabah kepada agen luar Provinsi Aceh.

Himbauan itu disampaikan Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (Distanpan) Kabupaten Abdya, Nasruddin kepada Aceh Bisnis, Rabu (24/5/2019) di Kantor setempat.

Menurut dia, masa panen padi di Abdya sudah mulai berlangsung di beberapa gampong dengan hasil panen padi yang sangat memuaskan. "Oleh karena itu, Ia mengajak para petani supaya tidak langsung menjual gabah kepada agen, terutama agen luar Aceh,"ungkapnya.

"Kalau hal itu dilakukan oleh masyarakat Abdya maka akan merugikan mereka sendiri. Mereka (agen) menjual gabah ke Medan atau ke daerah lainnya dengan harga yang cukup tinggi. Tapi mereka membeli harga gabah di petani dengan harga yang murah,"paparnya.

Dikatakannya, gabah yang dibeli di petani di Aceh kemudian diolah dan dipasang merek dagang. Kemudian akan dikirim lagi ke Abdya dengan nama beras mereka, dan tentunya dengan harga sangat mahal. "Ini akan membuat kita rugi,"kata Nasruddin.

Namun demikian, kata dia, petani sebaiknya kalau mau menjual gabah langsung kepada pedagang lokal di Abdya yang mau menampung atau pedagang dalam Provinsi Aceh. Karena kalau pun dibuat merek dagang mereka masih mengunakan nama daerah di Aceh dan pendapatan daerah juga akan mengalir untuk Aceh.

"Itu tujuan saya menyarankan supaya petani tidak menjual kepada agen luar. Abdya sudah mulai memasuki masa panen sehingga agen luar pasti akan datang ke daerah kita untuk memborong semua gabah dengan harga mereka,"demikian Nasruddin.(yra/yra)

Komentar

Loading...