IMM Abdya Gelar Aksi Pemilu Damai 2019

Puluhan anggota IMM Abdya mengelar aksi damai di Simpang Cerana Blangpidie. Foto Istimewa.

Blangpidei, Aceh Bisnis - Puluhan anggota Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) menggelar aksi pemilu damai di Simpang Cerana, Blangpidie, Sabtu (13/4/2019) pagi dan dikawal ketat oleh puluhan personel Polres setempat.

Koordinator aksi, Jasmi menyebutkan, pesta demokrasi di negara Republik Indonesia merupakan sebagai bentuk kebebasan rakyat dalam berpendapat dan menentukan pemimpin negeri selama lima tahun sekali.

"Pemilu sebagai alat mewujudkan butir-butir demokrasi yang sepenuhnya dilimpahkan kepada rakyat yang menjadi penentu dalam pemilu 2019. Rakyat pula yang menentukan siapa yang ingin dipilih tanpa intervensi dari pihak siapapun,"katanya.

Menurutnya, ini tentunya, sebagai rakyat yang mencintai demokrasi, sadar demokrasi, dan tidak menginginkan terjadinya hal-hal yang buruk dalam demokrasi. Maka sudah kewajiban seluruh elemen negeri ini berada dalam rel yang telah ditentukan oleh konstitusi negara Republik Indonesi.

Koordinator aksi itu juga menjelaskan, pemilu seutuhnya milik rakyat, rakyat yang berhak menentukan bagaimana siapa pun pemimpin yang dihasilkan oleh dari pemilu 2019. Oleh karena itu, pihaknya meminta agar TNI/Polri bersikap netral dalam perhelatan pemilu 2019 ini.

Menurutnya, pihaknya dari Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah tidak menginginkan pemilu 2019 ini tercemar akibat tidak patuhnya penegak hukum baik TNI maupun Polri. Ia menegaskan, TNI, Polri sebagai pengayom rakyat wajib hukumnya secara konstitusi berada dalam wilayah netral.

"Kami tidak menginginkan dua lembaga pertahanan negara ini ikut campur, ikut mengintervensi apalagi ikut terjun secara praktis dalam dunia politik,”tegas Jasmi.

IMM Abdya juga mengangkat lima isu sentral dalam rangka proses pemilu 2019. Di antaranya, IMM meminta agar peserta pemilu tidak melakukan politik uang. Kemudian IMM juga meminta agar masyarakat tidak golput dalam pemilu 2019.

Selain itu, IMM juga meminta agar pihak TNI/Polri bersikap netral, begitu juga halnya dengan penyelenggara pemilu. Terakhir mereka IMM mengimbau agar masyarakat tidak terprovokasi dengan isu hoaks yang dapat memecah belah kesatuan bangsa.(yra/yra)

Komentar

Loading...