Ketua IPAU Ajak Warga dan Pemuda Aceh Tak Golput

Saifullah Ketua IPAU

Banda Aceh, Aceh Bisnis - Ikatan Pemuda Aceh Utara (IPAU) di Kota Banda Aceh mengajak masyarakat, khususnya para pemuda untuk menggunakan hak pilihnya pada Pemilihan Umun (Pemilu) Presiden maupun legislatif pada 17 April mendatang.

“IPAU mengajak Pemuda Aceh agar tidak golput pada pemilu yang akan berlangsung 17 April mendatang,”kata Ketua Umum IPAU, Saifullah kepada wartawan di Banda Aceh, Senin (7/6/ 2019).

Dikatakannya, pesta demokrasi di depan mata, pemilihan sehari tersebut menjadi penentu masa depan bangsa ini lima tahun mendatang, karenanya kami mengajak semua warga dan pemuda Aceh untuk tidak golput.

Menurutnya, partisipasi untuk memilih menjadi penting dalam menentukan nasib bangsa."Kita harus membangun kesadaran publik bahwa golput itu tidak bagus dan sangat merugikan, jangan pernah terhasut oleh pihak pihak yang menyebarkan isu tentang golput, kita bangun kesadaran untuk menggunakan suara dalam pemilu,”ujarnya.

Terlebih, pada pemilu kali ini akan memilih pemimpin terbaik di legislatif maupun eksekutif. “Kita punya kesempatan menentukan siapa yang terpilih dengan hak suara yang kita miliki. Maka satu suara saja sangat menentukan," jelasnya.

Untuk itu, kata dia, pihaknya berharap tidak ada intimidasi dan intervensi terhadap pemuda dalam pemilihan nantinya. “Dalam pemilihan yang menganut asas langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil, bertujuan untuk mewujudkan pemerintahan yang berkedaulatan rakyat,”ungkapnya.

Dengan begitu, jelas dia, pemuda dan seluruh masyarakat berperan untuk mengawalnya supaya berjalan sesuai demokrasi yang kita anut menjadi penting. “Jangan sampai kaula muda, kaum millenial jangan terjebak dengan sifat apatisme politik dan dan tidak terprovokasi hoak,”pintanya.

"Kaum millenial, para pemilih pemula adalah harapan dan calon-calon pemimpin bangsa, untuk itu kaum millenial tidak boleh terjebak apatisme dalam memberikan hak suara pada hari pemungutan  mendatang, sikap apatisme menjadi preseden buruk dalam sebuah demokrasi dan menggerogoti kualitas demokrasi, kita minta kaum milenial jangan mudah terprovokasi berita hoax yang dapat memecah belah bangsa," sebutnya.

Dikatakannya, angka golput boleh jadi disebabkan oleh kurang maksimalnya sosialisasi. "Oleh karena itu, pemuda bersama masyarakat yang merupakan pemilik suara harus dipahamkan tentang arti penting partisipasi mereka dalam pemilihan,"tambah Saifullah.

Saifullah menyebutkan, kalau dilihat tingkat partisipasi pemilih di Aceh pada pemilu 2014 lalu masih rendah. "Hanya sekitar 60 persen pemilih pada pilpres di Aceh tahun 2014, begitu juga pileg berkisar 77 persen, ini menunjukkan hak suara masyarakat Aceh belum termanfaatkan dengan baik, semoga hal ini tidak terulang lagi pada pilpres dan pileg tahun ini,"pungkasnya.(rel/ded)

Komentar

Loading...