Data Ekonomi AS Kuat Bawa Harga Minyak Naik 1,5 Persen

Foto: Ilustrasi: Fasilitas minyak terlihat di Danau Maracaibo di Cabimas, Venezuela, 29 Januari 2019. REUTERS / Isaac Urrutia

Jakarta - Harga minyak naik 1,5 persen pada perdagangan Jumat kakrena data ketenagakerjaan Amerika Serikat (AS) yang kuat membuat kekhawatiran tentang pelemahan permintaan minyak mentah mereda.

Selain itu, harga minyak juga didorong oleh konflik di Libya tang meningkat sehingga dapat memperketat pasokan minyak.

Mengutip Reuters, Sabtu (6/4/2019), harga minyak mentah berjangka Brent ditutup pada USD 70,34 per barel, naik 94 sen, atau 1,35 persen. Dalam perdagangan hari Jumat, harga minyak Brent sempat menyentuh level tertinggi di USD 70,46 yang merupakan level terkuat sejak 12 November.

Sedangkan untuk harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS menetap di USD 63,08 per barel, naik 98 sen, atau 1,58 persen. Pada awal sesi, WTI mencapai USD 63,24 per barel yang merupakan angka tertinggi sejak 6 November.

Harga minyak Brent mencatat kenaikan minggu kedua berturut-turut, sementara WTI kenaikan mingguan kelima berturut-turut.

Komentar

Loading...