Ribuan Warga dan Wisman Nikmati Kuah Beulangong di Khanduri Laot Festival

Kuah Beulangong.(Foto:Acehbisnis.com)

Sabang, Aceh Bisnis – Ribuan masyarakat  dan wisatawan asing memadati festival kuah beulangong di sepanjang Jalan Diponegoro, Kota Sabang pada Minggu (31/31/2019).

Pantauan wartawan dilokasi, para wisatawan lokal dan asing sudah menunggu untuk mencicipi kuah beulangong. Mereka juga sesekali mencoba mengaduk masakan ini di kuali berukuran besar.

Giant Costa, seorang wisatawan asal Swiss saat mencicipi kuah beulangong langsung mengangkat jempolnya kepada warga. Ia berkata dalam bahasa Aceh, Mangat That (enak sekali).

“Kuah beulangong mangat that. Ini kari yang cukup enak, bumbunya terasa sekali,”kata usai mencicipi kuah beulangong tersebut.

Ia menyatakan, dirinya bersama rekannya sudah sejak pagi mengantri dan penasaran untuk bisa mencicipi makanan ini. Menurutnya, Aceh memiliki makanan yang enak dan lezat.

Apalagi, kata dia, semakin takjub dengan ramainya orang yang mengantri dengan tertib untuk bisa makan kuah beulangong di festival tersbeut. “Ini penuh dengan orang hebat. Ini bisa memancing pelancong lain untuk datang ke Sabang,”terangnya.

Festival ini bagian dari kegiatan Kanduri Laot yang dimulai sejak Sabtu kemarin. Pantauan Acehbisnis.com, sejak pagi pukul 08:00 WIB, sudah ramai warga dan wisatawan yang antre untuk bisa mencicipi kuliner khas Aceh itu.

Seluruh peserta lomba berjejer disepanjang jalan dengan menyertakan perlengkapan masak, dan berbagai bahan yang akan dijadikan menu masak mereka.

Kuah beulangong, merupakan salah satu masakan tradisional yang harus dilestarikan, karena kuah beulangong sering dimasak pada acara kanduri besar, khususnya di Aceh seperti acara pesta perkawinan, kenduri maulid, kenduri blang, kanduri laot dan kanduri lainnya.

Olahan daging sapi maupun kerbau yang diracik dengan bumbu khas Aceh ini, rasanya memang meggoyang lidah. Dagingnya yang empuk dan rasa karinya yang nikmat, membuat siapa saja yang mencicipinya bakal ketagihan.

Tak hanya itu, mencicipi kuah beulangong di festival itu juga disajikan dengan panorama alam yang indah. Bentangan laut dan bukit menambah kesan eksotisnya Sabang.

Kegiatan ini diikuti sebanyak 75 peserta yang terdiri dari rumah makan yang cukup terkenal dari seluruh Aceh, dan sekitar 76 kuali besar kuah beulangong yang dimasak secara bersamaan.

Hidangan itu khusus diberikan pada wisatawan di Sabang. Pengunjung yang hadir juga disediakan nasi dan aneka kuliner lainnya dengan gratis.

Sementara itu, Walikota Sabang Nazaruddin mengatakan, pihaknya ingin melestarikan masakan yang sudah melegenda ini. Tentunya, ingin memanjakan lidah wisatawan yang sedang berkunjung ke Sabang.

“Kita juga ingin kegiatan ini sebagai upaya kita dalam melestarikan masakan tradisional Aceh, serta memperkenalkan masakan kuah beulangong kepada wisatawan lokal dan wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Sabang,”pungkas Nazaruddin.(dan/ded)

Komentar

Loading...