Dua SD di Abdya Kekurangan Tenaga Pengajar

ilustrasi tenaga pengajar. foto tribunnews.com

Blangpidie, Aceh Bisnis - Sejumlah orang tua murid dari dua Sekolah Dasar (SD) di Gampong Rukoen Damee, Kecamatan Babahrot Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) mengeluh. Pasalnya, SDN 15 dan SDN 3 dilaporkan masih kekurangan tenaga pengajar alias Cek Gu.

Kedua sekolah itu masing-masing hanya memiliki tiga guru PNS untuk mengajar. Akibatnya, para pelajar sering pulang sekolah saat jam belajar masih berlangsung dan karena tidak ada guru kerab didapati mereka berkeliaran dan duduk di kantin.

"Kami sering bertanya kenapa cepat pulang. Mereka menjawab tidak ada guru,"kata Maslinda, wali murid salah satu pelajar, Kamis (28/3/2019) kepada wartawan.

Menurutnya, kondisi seperti ini sudah berlangsung sejak lama. Wali murid mengaku merasa tidak ada keadilan pendidikan terhadap mereka, sebab, jika melihat sekolah-sekolah di ibu kota Abdya, banyak guru dari pada murid.

Menurutnya, Pemkab Abdya harus segera menindak lanjuti hal ini, sebab, ini akan berdampak buruk bagi dunia pendidikan di Abdya. "Kalau ini dibiarkan terus, maka akan banyak anak-anak di daerah kami akan menganggur dan memilih jadi TKI di luar negeri,"kata warga murid itu.(yura/ded)

Komentar

Loading...