Plt Gubernir Minta PLN Tak Lakukan Pemadaman Listrik

Tinjau UN SMK

Banda Aceh, Aceh Bisnis - Pelaksana Tugas Gubernur Aceh, Nova Iriansyah mengharapkan pelaksanaan Ujian Nasional (UN) berbasis komputer berjalan sesuai harapan, dengan peralatan komputer yang memadai dan listrik tidak mati.

“Kita harapkan dalam pelaksanaan ujian berbasis komputer tidak terputusnya aliran listrik,”kata Nova Nova saat meninjau pelaksanaan hari pertama Ujian Nasional (UN) berbasis komputer di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) 1, 2 dan 3 Lhong Raya,  Banda Aceh,  Senin (25/3/2019).

Namun, kata dia, pihaknya telah berkoordinasi dengan PLN untuk antisipasi agar tidak padam listrik saat ujian berlangsung. “Tadi Pak Kepala Dinas Pendidikan sudah berkoordinasi dengan PLN terkait hal tersebut,”ungkapnya.

“Nanti akan saya pastikan juga dengan PLN bahwa setidak-tidaknya PLN benar-benar memantau secara baik, tidak akan terjadi pemutusan listrik atau pemadaman,”harap Nova.

Selain itu, sebut Nova, UN berbasis komputer untuk siswa SMK berjalan sesuai dengan yang diharapkan. Tak ada siswa yang tidak hadir dan ruangnya nyaman serta perawatan komputer juga standar.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Aceh Syaridin menyebutkan, pihaknya menargetkan pelaksanaan UNBK di Aceh, mulai dari SMK, SMA, MA dan sekolah kesetaraan dapat berangsung dengan sempurna dan mendapatkan hasil yang lebih baik dari tahun yang lalu.

“Hari ini sedang berlangsung di 202 sekolah dari 214 sekolah (Ada sekolah yang digabung-red), diseluruh Aceh dengan jumlah peserta 16.115 peserta, kita berharap kondisinya sama seperti sekolah yang kita pantau hari ini, berjalan dengan baik dan sukses,”jelasnya.

Khusus untuk pengadaan komputer sebagai sarana pendukung UNBK, Syaridin mengakui merupakan program dinas pendidikan Aceh yang dilakukan secara berkesinambungan sampai dengan tahun 2022.

Saat ini, kata Syaridin, tidak ada satu sekolah pun di Indonesia yang sudah memiliki fasilitas komputer seratus persen.

“Persyaratan hari ini, Indonesia melakukan UNBK dengan standar pelayanan minimal. Minimal tersedia sepertiga unit komputer dari jumlah peserta maka sekolah itu sudah wajib melaksanakan UNBK, tapi tahun 2022 nanti kita sudah targetkan tersedia di semua sekolah sesuai jumlah peserta,” pungkasnya.

Adapun jumlah peserta Ujian Nasional (UN) jenjang SD/MI, SDLB, SMP/MTs, SMPLB, SMA/SMK/MA, SMALB hingga Paket A, Paket B dan Paket C di provinsi pada Tahun 2019 ini mencapai 272.039 orang.(ded/ded)

Komentar

Loading...