Polisi Diminta Untuk Tahan Pelaku Perkosaan Anak

acehbisnis.comKepala Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak dari Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) Mila Kesuma

Banda Aceh, Aceh Bisnis - Kepala Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak dari Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) Mila Kesuma, mendesak pihak kepolisian untuk segera menahan pelaku pemerkosaan terhadap anak dibawah umur yang ditangani oleh Polsek Baitussalam.

Menurutnya, kasus ini sudah dilaporkan ke Polsek Baitussalam pada 11 Desember 2018 lalu, namun hingg kini kasusnya masih belum P21. Bahkan, pelaku yang saat ini sudah berumur 18 tahun menghilang dari tempat penitipan Lembaga Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial Anak berhadapan dengan Hukum (LPKS-ABH) dibawah Dinas Sosial Pemerintah Aceh.

Mila pun menyesalkan lambannya penanganan kasus ini. Apalagi, tersangka saat ini sudah menghilang dari tempat penitipan.

"Kami sudah meminta agar penyidik bertanggung jawab atas larinya tahanan itu, ini sangat berbahaya karena pelaku bisa saja mengulangi tindak pidananya, tapi sepertinya tidak ditanggapi oleh penyidiknya. Oleh karena itu, Mila meminta agar Kapolda Aceh memberikan atensi atas kasus ini agar pelaku pemerkosaan terhadap anak ini di tindak secara profesional dan tegas," ungkapnya Rabu (27/2/2019).

Pihaknya pun mengaku sudah beberapa kali mendesak penyidik agar pelaku segera di tahan. Namun, penyidik terkesan buang tanggung jawab karena telah di titipkan di LPKS-ABH ABH Dinsos Aceh karena pada saat di laporan itu masih belum 18 tahun.

"Tapi saat dia melarikan diri usianya sudah 18 tahun, harusnya penyidik mempertimbangkan hak tersebut dan tidak menitipkan ke LPKS. Ketika saat ini telah melarikan diri, penyidik juga tidak proaktif untuk mencari pelaku dan menahannya karena pelaku tindak pidana seperti ini akan menimbulkan keresahan dalam masyarakat. Kami minta atensi Kapolda untuk penuntasan kasus ini," jelasnya. (hfz/ded)

Komentar

Loading...