Sempat Dihadang OTK Bersenpi, Satu Fuso Berisi Rokok Hilang di Bireuen

Banda Aceh, Aceh Bisnis - Tindak pencurian dengan kekerasan dengan menggunakan senjata api terjadi di kawasan Jalan Banda Aceh-Medan, tepatnya di Gampong Mulia (Bugeng), Kecamatan Peudada, Bireuen, Selasa (12/2/2019) lalu.

Diketahui, sebuah mobil truk Fuso bermuatan rokok yang dikendarai oleh seorang sopir dan dua orang kernet saat itu dihadang oleh sebuah mobil minibus jenis Toyota Avanza berwarna putih yang diawaki oleh sejumlah orang tak dikenal (OTK) bersenjata api.

Kapolres Bireuen, AKBP Gugun Hardi Gunawan mengatakan, berdasarkan hasil penyelidikan, diketahui truk Fuso tersebut dikendarai oleh Armiadi (35), warga Kecamatan Blang Mangat, Lhokseumawe, Hari Syahrian (37), warga Gampong Jawa Lama, Lhokseumawe dan T Ilhami (21), warga Kecamatan Peureulak, Aceh Timur.

"Menurut keterangan saksi yang merupakan warga setempat yakni Amiruddin (34), saat itu truk melaju dari arah Medan menuju ke Banda Aceh dan tiba-tiba dihadang oleh sebuah Avanza," ujarnya Rabu (13/2/2019).

Dari dalam mobil Avanza tersebut, lanjut Kapolres, turun sekitar lima orang tak dikenal yang kemudian menyuruh sopir dan kedua kernet turun dari mobil dengan cara menodongkan senjata api jenis pistol berwarna silver. Ketiganya pun kemudian dibawa masuk ke dalam mobil Avanza yang diketahui berwarna putih itu.

"Sementara truk dibawa salah satu tersangka. Kemudian kita dapat informasi bawa ketiga korban itu berada di Langsa dan telah melapor ke Mapolres Langsa. Tim berangkat ke Langsa untuk menjemput korban," ungkap Kapolres.

Diketahui, ketiga korban membawa truk Fuso bermuatan rokok yang nantinya akan diantar ke wilayah Bireuen yakni di Plimbang, Jeunib dan Samalanga. Sementara menurut keterangan saksi, ada sekitar tujuh orang yang tak dikenal yang menghadang mereka.

"Berdasarkan keterangan korban, saat disuruh turun dan dimasukkan ke mobil Avanza, ketiganya langsung ditutup mata dan kaki tangan diikat lakban, kemudian diturunkan di sebuah perkebunan sawit yang diketahui ternyata di Langsa," jelas Gugun.

Hingga kini, polisi masih terus menyelidiki kasus ini. "Satu unit mobil Fuso yang bermuatan 300 kotak rokok masih kita cari," tambah AKBP Gugun Hardi Gunawan. (hfz/ded)

Komentar

Loading...