Tumbang, Situs Kemkominfo Tak Bisa Diakses

Liputan6Situs Kemkominfo yang tidak bisa diakses. Liputan6.com/Jeko I.R.

Jakarta, Aceh Bisnis - Situs resmi Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo), tidak dapat diakses sejak Selasa pagi ini (12/2/2019).

Pantauan Tekno Liputan6.com, situs beralamat kominfo.go.id tersebut, mulai tumbang sejak pukul 9.00 WIB.

Saat kami mengunjungi situs tersebut, laman cuma menampilkan tulisan ''500 Internal Error' 'Maaf halaman situs yang Anda cari tidak dapat ditemukan. Silahkan periksa kembali alamat situs yang ingin Anda kunjungi'.

Kalimat tersebut juga disertai animasi berlambang logo Kemkominfo.

Hingga berita ini naik, Kemkominfo belum mengungkap alasan mengapa situsnya bisa down.

Kemkominfo Blokir Akun Instagram yang Mengatasnamakan TNI

Menkominfo Rudiantara bersama Ketua KPU Arif Budiman dan Ketua Bawaslu Adhan dalam penandatanganan MoA terkait penanganan hoaks jelang Pemilu 2019 (Foto: Kemkominfo)

Kementerian Komunikasi dan Informatika melakukan pemblokiran atau take down terhadap akun Instagram yang menggunakan identitas TNI.

Selain menggunakan identitas palsu, akun tersebut juga memuat konten negatif.

Berdasarkan laporan yang diterima Direktorat Pengendalian Konten Ditjen Aplikasi Informatika dan setelah dilakukan veriifikasi, terdapat akun Instagram bernama @tni_indonesia_update.

Akun ini kedapatan memuat konten yang menyatakan mereka akan memusnahkan para pemuda dan pemudi kritis, termasuk apa yang disebut generasi PKI baru.

Dalam caption salah satu posting-nya disebutkan "Sebaiknya para PKI dan generasi PKI baru serta pemuda-pemudi kritis di garis kiri. Dikumpulkan dalam satu gudang kemudian dijadikan sasaran tembak oleh Leopard. Aksi Yonkav 8 Narasingawaratama."

Dalam keterangan resmi Kamis (7/2/2019), pihak Kemkominfo telah melakukan konfirmasi kepada Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen Candra Wijaya.

"Hasilnya unggahan kontroversial yang sempat viral yang mengatasnamakan TNI dalam akun @tni_indonesia_update itu adalah bukan milik TNI AD," kata Plt Kepala Biro Humas Kemkominfo Ferdinandus Setu dalam keterangan resmi.

Komentar

Loading...