Polres Aceh Timur Amankan Ratusan Kayu Ilegal di Sungai

acehbisnis.comKayu Ilegal.

Banda Aceh, Aceh Bisnis - Polres Aceh Timur mengamankan sejumlah kayu ilegal yang diduga merupakan hasil penebangan liar di kawasan Gampong Bidari, Kecamatan Simpang Jernih, Aceh Timur, Selasa (29/1/2019) kemarin.

Dirreskrimum Polda Aceh, Kombes Pol Agus Sarjito mengatakan, hal ini dilakukan setelah polisi memperoleh informasi dari masyarakat tentang adanya kegiatan ilegal logging di kawasan tersebut.

"Tim dari Unit 3 Tipidter Sat Reskrim Polres Aceh Timur bersama tim dari FKL yang dipimpin Kanit, Ipda Rangga Setyadi kemudian melakukan penyelidikan ke lokasi dan ditemukan sejumlah tumpukan kayu ilegal di pinggiran sungai," ungkapnya Senin (4/2/2019).

Saat petugas menanyakan kepemilikan seluruh kayu itu, lanjut Direktur, masyarakat tak ada yang mengetahuinya. Tim gabungan bersama masyarakat sekitar pun akhirnya merakit kayu itu untuk kemudian ditarik menggunakan boat melalui alur sungai untuk diamankan.

"Kemudian kayu diamankan ke Mapolres Aceh Timur, sementara pelakunya masih diselidiki yang diduga melanggar Pasal 55 KUHPidana dan Pasal 12 huruf a, b dan jo Pasal 82 ayat 1 sub pasal 84 sub Pasal 85 ayat 1 dari UU RI Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Kerusakan Hutan," jelasnya.

Sementara itu, Kapolres Aceh Timur, AKBP Wahyu Kuncoro yang dikonfirmasi terpisah juga membenarkan hal ini. Kapolres mengatakan, seluruh kayu ilegal berbentuk balok yang jumlahnya ratusan ini ditemukan Selasa pagi lalu. Ia menduga, para pelaku pembalakan liar melarikan diri karena mengetahui kedatangan petugas.

"Karena tidak bisa diamankan via akses darat, jadi kayu itu kira hanyutkan ke sungai dan bermuara ke lokasi yang telah ditentukan untuk kemudian diangkut ke mobil untuk diamankan ke Mapolres Aceh Timur," jelasnya.

Proses ini, lanjutnya, membutuhkan waktu beberapa hari dikarenakan minimnya anggota yang ada di lokasi sementara banyak barang bukti yang ditemukan dan hingga kini seluruh kegiatan pengamanan barang bukti masih berlangsung.

"Sebagian dititipkan sementara ke kilang kayu sembari menunggu barang bukti kayu yang lain. Hingga kini jumlah barang bukti kayu ilegal yang diamankan adalah 203 batang. Kita masih tangani kasus ini dengan berkoordinasi bersama pihak terkait, pelaku masih diselidiki," tambah Kapolres.(hfz/hfz)

Komentar

Loading...