Wall Street Menghijau Terimbas Data Tenaga Kerja AS yang Melonjak

Indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,33% atau 18,94 poin ke level 5.693,39, Jakarta, Selasa (30/5). (Liputan6.com/Angga Yuniar)

New York, Aceh Bisnis - Wall Street menguat pada penutupan perdagangan Jumat (Sabtu pagi waktu Jakarta). Kenaikan tersebut terjadi usai keluarnya data ketenagakerjaan dan manufatur AS yang memberikan sinyal pertumbuhan ekonomi yang cukup kuat. Namun prospek kinerja Amazon.com yang sedikit suram membebani gerak bursa saham di Amerika Serikat (AS) tersebut.

Mengutip Reuters, Sabtu (2/2/2019), Dow Jones Industrial Average (DJIA) naik 64,22 poin atau 0,26 persen menjadi 25.063,89. Untuk S&P 500 naik 2,43 poin atau 0,09 persen menjadi 2.706,53. Sedangkan Nasdaq Composite turun 17,87 poin atau 0,25 persen ke 7.263,87.

Pertumbuhan pekerjaan di AS melonjak pada Januari. Departemen Tenaga Kerja AS mengungkapkan bahwa data tenaga kerja yang baru saja keluar tersebut memperlihatkan bahwa adanya pertumbuhan ekonomi yang cukup kuat meskipun sebelumnya prospek yang suram membuat Bank Sentral AS atau the Federal Reserve (the Fed) waspada untuk menaikkan suku bunga lebih banyak di tahun ini.

Laporan ketenagakerjaan menunjukkan kenaikan tajam dalam pendapatan per jam, sementara indeks 'harga yang dibayarkan' ISM tergelincir lebih dari yang diharapkan.

Amazon.com membukukan rekor penjualan dan laba selama musim liburan, tetapi sahamnya turun 5,38 persen setelah perkiraan penjualan kuartalan jatuh di bawah perkiraan Wall Street.

Raksasa e-commerce ini dengan mudah menjadi hambatan terbesar pada Nasdaq dan S&P 500, sementara saham sektor konsumsi turun 1,77 persen, sektor yang mengalami kerugian terbesar pada indeks acuan di Wall Street.

Direktur Investasi Cornerstone Wealth, Cliff Hodge, menjelaskan bahwa hasil kinerja Amazon ini menunjukkan jika konsumen AS mungkin menghabiskan lebih sedikit uangnya untuk dibelanjakan dan menjadi tanda potensial perlambatan ekonomi.

"Mereka saat berada di lingkungan yang sangat kuat dengan kinerja yang bagus, tetapi Anda dapat melihat segalanya mulai sedikit melambat," kata Hodge.

Komentar

Loading...