Bocah Terseret Arus Belum Di Temukan

Ilustrasi Tenggelam (istockphoto)

Lhoksukon, Aceh Bisnis - Bocah berisia 5 tahun  yang tenggelam di sungai Jambo Aye di Desa Lubok Pusaka, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, hingga kini belum bisa ditemukan.

Korban bernama M. Majid (5), asal Desa Sejudo, Kecamatan Pante Bidari, Kabupaten Aceh Timur itu dikabarkan hanyut pada Kamis 31 Januari 2019, hingga kini belum di temukam, upaya pencarian masih dilakukan oleh pihak berwenang, Sabtu (02/02/2019).

Kepala Desa Lubok Pusaka, Kecamatan Langkahan, Jaharuddin saat di hubungi acehbisnis.com, menjelaskan bahwa korban belum ditemukan. Kendati hingga hari ini pencarian terus diupayakan oleh sejumlah pihak, juga dibantu oleh warga setempat.

“Pencarian masih berlanjud, namun terkendala air yang keruh dan deras di sungai. Mungkin di daerah Bener Meriah ada hujan, dan air sungai membesar dan keruh,”ujar Jaharuddin.

Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Timur, Syahrizal Fauzi secara terpisah saat di hubungi mengatakan bahwa, pencarian korban saat ini terkendala disebabkan air sungai yang keruh dan deras.

“Air sungainya keruh juga deras, sehingga penyelaman tidak bisa dilakukan. Namun petugas juga melakukan penyinsiran sekitar 2 kilometer dari tempat korban pertama jatuh, kendati demikian korban belum ditemukan hingga saat ini,”jelasnya.

Menurut dia, pencarian itu melibatkan Basarnas Pos Bireuen, SAR Aceh Timur, TNI/Polri dan sejumlah pihaknya lainnya akan terus dilakukan.

Sebelumnya, di beritakan M. Majid (5), bocah asal Desa Sejudo, Kecamatan Pante Bidari, Kabupaten Aceh Timur, dilaporkan jatuh dan hanyut di daerah aliran sungai Jambo Aye, di kawasan Desa Lubok Pusaka, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara pada Kamis 31 Januari sekira pukul 11.00 WIB.

Peristiwa itu berawal, lanjut Syahrizal. Saat itu korban dan kakaknya menyeberang sungai dari Desanya menuju Desa tetangga, yaitu Desa Lubok Pusaka, dengan sampan. Namun naas takdapat di elakkan. "Sekitar empat meter mendekati tepi, bocah ini meloncat ke sungai, sehingga terbawa arus yang saat itu cukup deras,"pungkas syahrizal Fauzi.(itj/itj)

Komentar

Loading...