Buang Sampah Sembarangan di Banda Aceh, 8 Warga Terkena OTT

acehbisnis.comDelapan Warga Terkena OTT Karena Buang Sampah Sembarangan di Banda Aceh

Banda Aceh, Aceh Bisnis - Sejak 1 Januari 2019, Pemerintah Kota (Pemko) Banda Aceh melalui Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan dan Keindahan (DLHK3) Kota setempat mulai memberlakukan sanksi denda kepada warga yang membuang sampah sembarangan.

Hal ini sebagai pelaksanaan dari Qanun Kota Banda Aceh Nomor 1 Tahun 2017 tentang pengelolaan sampah. Selain itu, tindakan tersebut dilakukan sebagai langkah menuju Banda Aceh Bebas Sampah 2025.

Kepala DLHK3 Kota Banda Aceh, T Samsuar mengatakan, Satgas Sampah DLHK3 dibantu petugas polisi dan Satpol PP Banda Aceh mulai melakukan pengintaian pada sejumlah kawasan seperti Peunayong, Mesjid Raya Baiturrahman, dan Pasar Aceh.

“Dari hasil pengintaian tersebut petugas mendapati delapan warga yang membuang sampah sembarangan,”kata Samsuar di Banda Aceh, Jumat (01/02/2019).

Ia menyatakan, bahwa Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan dan Keindahan Banda Aceh sebelumnya sudah menerapkan sanksi tersebut, dan sudah terlebih dulu melakukan sosialisasi kepada masyarakat setempat.

“Sejak Agustus  hingga Desember 2018 lalu sudah melakukan sosialisasi terkait qanun tindakan pidana tersebut, kita ingin menuju Banda Aceh bebas sampah 2025,”ungkapnya.

Bahkan, kata dia, berbagai upaya telah dilakukan Pemko Banda Aceh. “Oleh karena itu, mulai 1 Januari 2019, diberlakukan denda bagi pihak yang membuang sampah dan membakar sampah sembarangan,”papar Samsuar.

Dengan diberlakukan denda ini sesuai dengan ketentuan Qanun Kota Banda Aceh Nomor 1 Tahun 2017 tentang pengelolaan sampah pasal 37 bahwa setiap pihak yang membuang sampah dan membakar sampah sembarangan akan dikenakan hukuman kurungan paling lama satu bulan atau membayar denda 10 juta rupiah.

“Bagi pihak yang membakar sampah sembarangan akan dikenakan hukuman kurungan paling lama tiga bulan atau denda 50 juta rupiah,“tegasnya.

Untuk itu, Ia berharap realisasi penegakkan hukum ini dapat menjadi pembelajaran bagi seluruh masyarakat agar tertib dan tidak lagi membuang sampah serta membakar sampah sembarangan. Sehingga dapat mengurangi dampak pencemaran terhadap kesehatan masyarakat dan lingkungan.(edi/ded)

Komentar

Loading...