Tragis, Pelajar Ini Digilir 3 Pria Mabuk di Kebun Sawit Subulussalam

Acehbisnis.comPelaku pemerkosaan terhadap pelajar di Babussalam diamankan polisi.

Banda Aceh, Aceh Bisnis - Sat Reskrim Polres Aceh Singkil menangani kasus pencabulan terhadap anak dibawah umur yang terjadi di kebun sawit kawasan Gampong Lae Oram, Kecamatan Simpang Kiri, Subulussalam, Senin (28/1/2019) malam kemarin.

Polisi pun menangkap dua pelaku yang berprofesi sebagai kuliah bangunan yakni SS (23) dan PM (24) yang merupakan warga setempat. Sementara, satu pelaku lainnya yang kabur hingga kini masih dalam pengejaran petugas.

"Penangkapan dilakukan atas laporan pihak keluarga korban sebut saja namanya Mawar (17), Pelajar, warga Kecamatan Penanggalan, Subulussalam," ujar Dirreskrimum Polda Aceh, Kombes Pol Agus Sarjito Rabu (30/1/2019).

Kejadian itu berawal saat korban keluar dari rumah menuju ke salah satu minimarket. Setelah itu, korban bertemu dengan pacarnya dan mereka jalan-jalan di seputaran kota Subulussalam dan kemudian menuju ke kawasan perkebunan sawit.

"Setiba di lokasi, datang tiga pemuda yang mengaku sebagai pemilik kebun sawit, mereka datang dalam keadaan mabuk dan mengancam korban bersama pacarnya yang diketahui tengah jalan berdua," ungkap Direktur.

Ketiga pelaku pun kemudian mengancam dengan memberikan tiga pilihan kepada para korban yakni berupa foto vulgar, dibawa ke Keuchik gampong setempat atau disetubuhi oleh ketiga pelaku.

"Akhirnya para korban pun menyetujui permintaan ketiga pelaku yakni menyetubuhi Mawar secara bergilir. Setelah menerima laporan anggota langsung bergerak dan berhasil menangkap dua pelaku ini sementara satu lagi masih dikejar," jelasnya.

Hingga kini, lanjut Kombes Pol Agus Sarjito, tim Sat Reskrim Polres Aceh Singkil masih memburu satu pelaku lain dan mendalami kasus pencabulan terhadap anak dibawah umur ini. (hfz/ded)

Komentar

Loading...