Polresta Banda Aceh Musnahkan Setengah Ton Ganja Kering di Balai Kota

acehbisnis.comPemusnahan setengah ton ganja di Balaikota Banda Aceh

Banda Aceh, Aceh Bisnis - Pemerintah Kota bersama Polresta Banda Aceh memusnahkan narkoba jenis ganja dan sabu di Halaman Balai Kota Banda Aceh, Senin (28/1/2019). Pemusnahan dilakukan terhadap narkoba berupa 758,15 gram sabu dan setengah ton atau tepatnya 464.706,71 gram ganja kering yang terdiri dari 423 bal.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman bersama Kapolresta, Kombes Pol Trisno Riyanto dan sejumlah pihak seperti dari Pengadilan Negeri serta Kejari Banda Aceh dan Aceh Besar, Bid Dokkes Polda Aceh, Dinas Kesehatan dan pihak lainnya.

Kapolresta mengatakan, seluruh barang bukti narkoba ini merupakan hasil pengungkapan kasus tim Sat Resnarkoba Polresta Banda Aceh dibawah pimpinan Kasat, AKP Budi Nasuha Waruwu beberapa waktu lalu di kawasan Banda Aceh dan Aceh Besar dengan sejumlah tersangka yang diamankan.

"Sabu seberat 758,15 gram ini merupakan hasil tangkapan di beberapa lokasi seperti tersangka NH yang ditangkap Oktober lalu di Kecamatan Kuta Baro, Aceh Besar bersama sabu seberat 618,06 gram. Selain itu ada tersangka SM dan EZ yang ditangkap November lalu di kecamatan Lhoknga, Aceh Besar bersama 140,09 gram sabu," ujarnya.

Sementara barang bukti ganja sebanyak 423 bal dengan berat 464.706,71 gram merupakan hasil pengungkapan tim Sat Resnarkoba Polresta Banda yang awalnya menangkap tersangka MF di wilayah kecamatan Lueng Bata, Banda Aceh. Ia saat itu ditangkap bersama 105 bal ganja seberat 114,40 gram.

"Kemudian setelah dikembangkan ditangkap 2 orang lainnya yakni FZ dan JF di kawasan Aceh Besar dengan barang bukti 320 bal seberat 350.306,71 gram. Semua barang bukti ini kita musnahkan, namun ada yang kita sisihkan untuk barang bukti di pengadilan nanti," ungkap Trisno.

Menurutnya, seluruh wilayah kota Banda Aceh menjadi target dan rawan akan peredaran narkoba. "Semuanya rentan dan menjadi target, apalagi Banda Aceh juga memiliki sejumlah lokasi wisata. Jadi kita tetap gencar untuk perangi dan ungkap peredaran narkoba di kota Banda Aceh dan sekitarnya," jelasnya.

Saat ditanya mengenai keterlibatan personel Polresta Banda Aceh yang diduga terlibat narkoba, Kapolresta pun mengatakan hal itu nantinya dapat dicek langsung ke Polda Aceh. Namun, dirinya mengakui bahwa ada beberapa orang yang saat ini kasusnya masih dalam proses lebih lanjut.

Sementara, Wali kota Banda Aceh, Aminullah Usman mengatakan, hari ini pihaknya juga telah meluncurkan Gampong Anti Narkoba. Seperti yang disampaikan Kapolresta, di kota Banda Aceh sendiri terjadi peningkatan adanya penyalahgunaan serta peredaran narkoba.

"Jadi kita tidak boleh berdiam diri lagi dan tidak boleh lalai lagi. Seluruh elemen masyarakat apakah itu aparat, lembaga, masyarakat biasa termasuk ASN mari kita bersama basmi narkoba di kota Banda Aceh," ujar Wali Kota.

Dengan diluncurkannya Gampong Anti Narkoba ini, lanjut Aminullah, adalah salah satu solusi memberantas narkoba. Terlebih dengan sudah adanya penandatanganan komitmen bersama dari semua unsur untuk berantas narkoba.

"Kita juga harapkan peran media massa untuk terus eskspos dimana pun tentang narkoba agar kota Banda Aceh benar-benar jauh dari narkoba dan membantu menyelamatkan generasi muda kita kedepan," ungkapnya.

Seluruh gampong di Banda Aceh yang berjumlah 90 gampong dari 10 kecamatan, lanjut Wali kota lagi, semuanya wajib untuk memberantas narkoba dan sudah dicanangkan untuk menjadi Gampong Anti Narkoba.

Sementara terkait keterlibatan para ASN di kota Banda Aceh ya gak diduga terlibat narkoba sendiri, Wali kota mengatakan bahwa dirinya belum menerima laporan terkait adanya keterlibatan itu. Tes urine pun belum pernah dilakukan selama ini.

"Kita belum tahu apakah karena memang tidak ada atau memang dilaporkan. Untuk tes urine nanti akan kita lakukan kedepannya, apalagi jika ancaman narkoba ini semakin luar biasa di kota Banda Aceh," tambahnya.

Pemusnahan ganja dilakukan dengan cara dibakar hingga habis, sementara sabu diblender yang kemudian dibuang ke saluran pembuangan yang telah disediakan. Kegiatan pemusnahan barang bukti narkoba ini disaksikan langsung oleh ratusan tamu undangan yang hadir ke lokasi. (hfz/ded)

Komentar

Loading...